INFO NABIRE
Home » Blog » Salah Seorang Guru SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire Nyaris Dihajar Orangtua Murid Lantaran Tidak Terima Anaknya Dihukum

Salah Seorang Guru SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire Nyaris Dihajar Orangtua Murid Lantaran Tidak Terima Anaknya Dihukum

2

Belum lama kita dikagetkan dengan kasus pemukulan guru di Makassar dan tempat lain di Indonesia, hal yang sama terjadi di Nabire. Jumat 16 september 2016, salah satu orang tua murid SMA Negeri 1 Plus KPG nyaris melakukan pemukulan terhadap salah seorang guru.

Salah seorang sumber yang tidak ingin disebut namanya kepada Nabire.Net menceritakan, pukul 09.37 Wit, jumat (16/09), salah satu orang tua murid SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire berinisial JP, mengancam akan memukul salah seorang guru SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire, berinisial JM.

Ancaman tersebut menjadi kenyataan ketika orang tua murid (JP) mendatangi sekolah dan menuju ruangan kelas yang sedang melaksanakan Ujian Tengah Semester. JM sang guru nyaris dihajar JP namun dilerai oleh guru lainnya.

Menurut keterangan sumber, alasan JP ingin memukul JM dikarenakan anaknya terkena hukuman karena tidak memfotocopy materi yang disiapkan oleh JM sehingga anak tersebut dihukum berbaris diluar kelas. Mendapat perlakuan demikian dari sang guru, anak tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya JP.

Ketika Nabire.Net meminta konfirmasi langsung terkait hal ini kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Plus KPG Nabire, Drs. Bernadus Buang M.Pd, menurut Bernadus, hal ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Sehingga tidak perlu dipersoalkan lagi.

Kepada Nabire.Net sumber berita yang tidak ingin disebutkan namanya menyesalkan sikap dari orang tua murid yang berinisial JP tersebut. Dirinya merasa hal tersebut seharusnya tidak perlu dilakukan oleh orang tua murid. Karena sekolah adalah lembaga pendidikan bukan terminal.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • riki
    17 September, 2016 17:56 pada 17:56

    katanya itu orgtua murid jg guru di bumi raya. guru kok kaya begitu. dulu sebelum jadi guru preman ya?

  • pipit
    17 September, 2016 13:15 pada 13:15

    Hukuman cm berbaris itu wajar. Toh tdk dianiaya guru. Anakqu yg duduk d kls 2SD sj klo tdk kerjakan tugas d hukum lari muterin tiang bendera. Malu tdk dg anak SD. Kembalikan sj anak itu k SD spy dia sm2 dg anakqu.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.