INFO NABIRE
Home » Blog » Rois Syuriyah NU Nabire Papua : Mari Jaga Persatuan Umat & Tolak Gerakan People Power

Rois Syuriyah NU Nabire Papua : Mari Jaga Persatuan Umat & Tolak Gerakan People Power

Nabire – Aksi untuk menolak penghitungan suara dan putusan KPU RI yang dihembuskan dengan istilah People Power dengan mengepung Kantor KPU RI di Jakarta mendapat tanggapan dari sejumlah ulama di Nabire, Papua.

Salah satunya yang angkat bicara terkait rencana aksi tersebut adalah Rois Syuriyah Nadhlatul Ulama (NU) kabupaten Nabire, Ustad Muhammad Iksan.

Ditemui di Pondok Pesantren Al Falah, Kampung Kalisemen Nabire, sabtu (18/05), Ustad Muhammad Iksan yang juga Pimpinan Ponpes Al-Falah Kampung Kalisemen menolak adanya aksi People Power.

Menurut Ustad Muhammad Iksan, aksi tersebut berpotensi memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa dan tentu melanggaran hukum.

Ia berharap agar rakyat bisa bersatu menjaga perdamaian khususnya di bulan suci Ramadhan, dan tidak terpengaruh dengan gerakan people power yang rencananya akan digelar 22 Mei 2019.

“Kami sepakat untuk lebih menjaga perdamaian dan persatuan umat pasca Pemilu 2019 dan menolak gerakan “People Power” ataupun gerakan-gerakan yang mengganggu kondusifitas di negara ini khususnya di Kabupaten Nabire”, pungkas Ustas Muhammad Iksan.

[Nabire.Net/Efer.L]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.