INFO NABIRE
Home » Blog » Radio Swameka Nabire Siarkan Ibadah Online Minggu 5 April 2020

Radio Swameka Nabire Siarkan Ibadah Online Minggu 5 April 2020

(Ibadah mingggu 5 April 2020 disiarkan radio Swameka FM, dipimpin Ev.Daniel Alexander)

Nabire – Sampai hari ini (05/04), pemerintah masih memberlakukan aturan larangan kegiatan ibadah bersama di rumah-rumah ibadah.

Menyikapi hal ini, Yayasan Pesat Nabire melalui radio Swameka FM menyelenggarakan pelayanan ibadah minggu kepada seluruh masyarakat Nabire yang disiarkan langsung melalui frekuensi 101.1 FM.

Ibadah on air dimulai pukul 08.30 Wit diawali dengan menaikan pujian dan penyembahan kepada Tuhan yang dilayani oleh tim musik Pesat Nabire.

Firman Tuhan dilayani oleh Ev. Daniel Alxander. Ibadah ini selain disiarkan melalui frekuensi 101.1 FM, juga disebarkan melalui jalur streaming.

Siaran streaming radio Swameka sudah bisa diikuti melalui perangkat Android dengan mengunduh aplikasinya di Play Store atau melalui link berikut ini.

Selain pelayanan ibadah hari minggu, radio Swameka FM juga rutin menyiarkan program pendalaman Firman Tuhan melalui empat program acara yaitu program Fajar Kehidupan (pukul 05.00 Wit), Kabar Sukacita (pukul 12:00 Wit), Pelita Senja (pukul 17.00 Wit) dan ReMa atau Renungan Malam (pukul 21.00 Wit).

Yayasan Pesat Nabire dan radio Swameka FM juga telah menyiapkan program khusus untuk meperingati Jumat Agung dan Paskah bersama Ev. Daniel Alexander.

Program spesial Jumat Agung akan disiarkan pada hari Jumat (10 April 2020) pukul 09:00 Wit dan Program spesial Paskah disiarkan Minggu 12 Apil 2020, pukul 09:00 Wit.

Pelayanan ibadah hari minggu secara on air, program spesial Jumat Agung dan Paskah serta program-program acara pendalaman Firman Tuhan ini diharapkan bisa menjadi jawaban bagi umat yang membutuhkan pengajaran, bimbingan dan penguatan kerohanian di masa sulit seperti sekarang ini.

Dalam Penyampaian Firman Tuhan Ev Daniel Alexander mengatakan “Kalau kita ingat perang dunia dan semuanya pada waktu itu orang-orang masih bisa menyelamatkan diri, pemerintah menyiapkan perlindungan, tapi dalam kasus virus ini kita mau sembunyi dimana?

Dalam kondisi seperti ini uang, kepandaian, teknologi, tidak sanggup menghadapi virus ini. Karena hanya Firman Tuhan yang menjadi jawaban.

Dalam Yesaya 66:1 Kita dipaksa dan terpaksa mencari Tuhan di tempat yg tidak dibangun oleh manusia.

Ketika semua ritual yang ribuan tahun dilakukan dan kita percaya di situ Tuhan ada, sekarang kita dipaksa dan lewat kejadian ini kita mengenal DIA bukan di tempat yang dibangun manusia.

Yesaya 66 ayat 2 berkata : Kepada siapa Tuhan memandang? Bukan kepada simbol-simbol yang dibuat manusia,tetapi kepada orang ini :

1. kepada orang yg tertindas. Hari-hari ini orang kaya banyak yang susah, Bagaimana membayar gaji karyawan, membayar tagihan-tagihan dll, ini waktu Tuhan tidak mencari orang dalam baju keagamaan tetapi pada orang yang tertindas. Puji Tuhan kalau kita rasa tertindas.

2. Kepada orang yg patah semangat.

3. Kepada orang yg gentar kepada FirmanKU.

Hari-hari ini, orang lebih takut pada virus atau kepada Firman Tuhan. Seberapa gentar kita takut kepada Firman Tuhan. Kita harus lebih gentar kapada Tuhan daripada kepada virus. Cuma ada 2 jalan di dunia. Jalan Tuhan atau jalan kita.

Mari kita melekat erat kepada Tuhan dan Ijinkan Tuhan hadir dalam hidup kita. Mari menikmati kehadiran Tuhan dlm hidup kita, karena Kita adalah bait-Nya.

Minggu ini adalah Minggu Palem. Kita tidak bisa ibadah paskah seperti tahun-tahun sebelumnya.  Ayo kita berseru kepada Tuhan, dan temui Dia.

Kita harus menemukan target hidup kita di garis finish. Mari kita takut kepada Tuhan melebihi apa Yang kita takuti saat ini.

Dalam pertobatan kita maka Tuhan akan mengembalikan imun dalam hidup kita.  Hari hari ini periksa hidup kita di hadapan Tuhan, karena hari ini masa penantian, masa penampian akan kelihatan siapa yg benar benar hamba Tuhan, siapa yg benar-benar murid Yesus.

Wahyu 22 : 8 ; “Dan aku Yohanes,Akulah yg telah mendengar dan melihat semuanya itu (seluruh kejadian di akhir jaman) dan setelah aku mendengar dan melihatnya aku tersungkur di depan kaki malaikat”

Ayat 9 ; Jangan sembah aku (malaikat),gentarlah dan sembahlah Tuhan.

Ayat 11 ; Barangsiapa yg berbuat jahat biarlah ia terus berbuat jahat..yg cemar biarlah tetap cemar yg benar biarlah terus berbuat kebenaran. Siapa yg kudus tetap hidup kudus.

Tidak ada orang yang bisa sembunyi dari virus ini. Maka ini keputusan kita utuk tetap hidup kudus dan benar di hadapan Tuhan.

Ayat 12.Sesungguhnya Aku datang segera, dan membawa upahKu untuk membalas kepada setiap orang yg taat kepada Tuhan.

Kalau kita masih punya lebih sesuatu, mari kita bagi dengan mereka yg lapar sedapat mungkin.
Tuhan Yesus selalu memberkati kita.

Selalu punya pengharapan, sukacita yang dari Tuhan. Maka itu dalam kondisi seperti ini jaga hati kita. Tuhan mencari orang-orang yang gentar.

Tuhan Yesus Memberkati. Amin

[Nabirre.Net/Finish Winarto/Mercy Alexandra]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.