Prihatin, Sejumlah Warga Nabire Yang Peduli Sedang Galang Dana Penimbunan Jalan Masuk Pasar Kalibobo Nabire Yang Mirip Kolam Ikan, Yuk Gabung
(Lokasi jalan masuk Pasar Kalibobo yang rusak parah)
Kondisi jalan masuk Pasar Sentral Kalibobo Nabire semakin hari semakin parah dan semakin dikeluhkan oleh warga Nabire, khususnya para pedagang atau pengujung Pasar. Pasalnya selain jalan masuk yang rusak berat dan berlubang, kala hujan deras mengguyur kota Nabire maka dapat dipastikan Pasar Sentral Kalibobo terlihat bagaikan Pasar Apung yang dikelilingi oleh air berwarna coklat, atau bisa juga mirip Kolam Ikan.
Prihatin dengan hal itu, sejumlah warga Nabire yang sering berdiskusi di grup Whatsapp ‘Info Nabire’, berniat ingin melakukan penimbunan sementara akses masuk Pasar Kalibobo tersebut, sehingga tidak mengganggu penjual/pedagang di pasar maupun kenyamanan warga Nabire yang ingin berbelanja di Pasar Kalibobo.
Dari hasil diskusi sejumlah warga Nabire, mereka bersepakat untuk melakukan pengumpulan dana guna dialihkan bagi penimbunan jalan masuk Pasar Kalibobo tersebut, walaupun mungkin hal ini nantinya hanya bersifat sementara, tetapi setidak-tidaknya bisa menyelesaikan untuk sementara waktu persoalan kerusakan jalan masuk Pasar tersebut.
Untuk mendukung terlaksanakanya kegiatan tersebut, warga mulai mengumpulkan donasi sukarela. Donasi tersebut bisa disumbangkan langsung di beberapa lokasi pengumpulan dana di Nabire diantaranya di Coffee Corner Shop Nabire, Cafe Glory, Warnet Homenet, dan Warnet Mahameru.
Dana juga bisa ditransfer langsung ke Rekening saudara Reyner Windesi di rekening Bank Mandiri dengan nomor rekening 1540011456153.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk pembelian material serta penyewaan truk guna penimbunan jalan masuk Pasar Kalibobo.
Sementara selasa esok 12 Juni 2018, akan dilakukan koordinasi dan pengeekan langsung kerusakan jalan masuk Pasar Kalibobo.
Pemerintah kabupaten Nabire sendiri melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Otto Riskandar Dinata, telah menjelaskan bahwa dana pemeliharaan jalan Pasar Kalibobo ini sudah diusulkan Satker Pembangunan & Permukiman Provinsi Papua, pada tahun 2016 untuk tahun anggaran 2017. Namun karena adanya peristiwa luar biasa di Asmat, maka dana tersebut harus dialihkan ke Asmat.
(Baca Juga : Kala Hujan Deras Melanda, Pasar Kalibobo Nabire Akan Terlihat Seperti Pasar Apung)
Oleh karena itu, Otto Riskandar meminta agar warga Nabire bisa bersabar, dan berharap pemeliharaan jalan di Pasar Kalibobo bisa segera dikerjakan.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar