INFO NABIRE
Home » Blog » Prihatin Dengan Kondisi Jembatan Bumi Wonorejo Yang Urung Diperbaiki, Laskar Merah Putih Nabire Membuat Jembatan Darurat

Prihatin Dengan Kondisi Jembatan Bumi Wonorejo Yang Urung Diperbaiki, Laskar Merah Putih Nabire Membuat Jembatan Darurat

c

Untuk mengurangi jumlah korban meninggal dan patah tulang di jembatan kali Nabire yang ambruk akibat banjir pada 12 Maret 2016 lalu. Perbaikan jembatan itu sendiri dilakukan pada Senin (8/8), Laskar Merah putih (LMP) Kabupaten Nabire, Papua, secara sukarela membuat jembatan darurat layak bagi warga kota Nabire.

Salah satu pimpinan Laskar Merah Putih (LMP) mengatakan, pihaknya membuat jembatan darurat layak karena di jembatan darurat lama banyak pengendera motor menjadi korban. Baik meninggal maupun patah tulang.

“Kami perbaiki jembatan darurat yang lama ini karena telah memakan banyak korban. Menurut data yang kami himpun ada 17 orang meninggal dan yang patah tulang lebih dari puluhan orang. Sedangkan yang tidak diketahui tidak tahu berapa,” ungkap dia, kemarin (9/8) siang, di Jembatan Kali Nabire.

Dia menjelaskan, yang menjadi korban paling banyak di jembatan tersebut adalah mereka yang mengendarai saat mengkomsumsi miras dan mereka yang lari dengan kecepatan tinggi saat melakukan jampretan.

Kata dia, Perbaikan jembatan darurat lama dilakukan secara sukarela tanpa mendapat bantuan dana dari pihak manapun termasuk pemerintah daerah kabupaten Nabire

“Tidak ada yang bantu kami dana termasuk pemda Nabire. Beberapa hari kemarin kami pergi menghadap, tapi kata pemerintah tidak ada uang. Ini kami punya inisiatif sendiri tuk perbaiki secara sukarela,” ucap dia.

Perbaikan jembatan darurat lama, lanjut dia, direncanakan sekitar tiga bulan lalu.

“Dari Tiga bulan lalu, kami mau buat jembatan darurat yang layak tapi karena menunggu janji pemerintah bikin kami tunda terus,” jelas dia.

Lebih lanjut, tujuan perbaikan tersebut dibuat bukan saja bagi pengendera motor melainkan mobil juga.

“Kami perbaiki supaya bukan hanya motor saja yang lewat. Mobil juga bisa lewat. Tapi untuk truk dan eksapator tidak bisa,” tambah dia.

Dengan perbaikan tersebut, pemerintah daerah Nabire diharapkan dapat memperbaiki keseluruhan jembatan kali Nabire dalam waktu dekat.

“Semoga kerja kami ini menjadi contoh bagi Pemda Nabire supaya jembatan ini cepat diperbaiki secara menyeluruh,” harap dia.

Iwan, warga Bumi Wonorejo, penjual sayur mayur, menyampaikan terimakasih kepada Laskar Merah Putih atas perbaikan jembatan darurat tersebut.

“Setiap pagi jual sayur pake motor kalau lewat sini saya takut sekali. Sekarang tidak perlu takut. Laskar Merah Putih terimakasih banyak,” kata dia diwaktu yang bersamaan.

Anton Pekei, warga Girimulyo, menyindir perbaikan jembatan tersebut. Menurut dia, perbaikan jembatan dilakuan karena jelang 17 Agustus. “Tidak lain dong (mereka) perbaiki karena 17 Agustus sudah dekat,” ucap dia.

(S.P)

Post Related

Leave a Reply

  • mia khalifa
    11 August, 2016 11:42 at 11:42

    Orang2 CAPER(cari perhatian)😀😀😀😀😀

Your email address will not be published.