Poliklinik RSUD Nabire Akan Ditutup Sementara 13 Juli 2021, Direktur Akui Kondisi Tempat Tidur Terbatas

Nabire, Bertambahnya kasus Covid-19 di Nabire mengakibatkan pelayanan bagi pasien non Covid-19 sedikit mengalami kendala. Oleh karena itu, mulai tanggal 13 Juli 2021, Poliklinik RSUD Nabire akan ditutup.
Hal itu ditegaskan Direktur RSUD Nabire, dr.Andreas Pekey, Sp.PD, senin (12/07/21).
Dikatakan, bagi pasien rawat jalan, bisa berobat ke Puskesmas terdekat, dikarenakan akan ditutupnya Poliklinik RSUD Nabire.
Selain persoalan akan ditutupnya Poliklinik RSUD Nabire sementara waktu, Andreas juga menuturkan kondisi ketersedian tempat tidur di RSUD Nabire cukup terbatas untuk digunakan bagi perawatan pasien Covid-19 maupun pasien non Covid-19.
Dikatakan, RSUD Nabire memiliki kapasitas 250 tempat tidur secara keseluruhan. 50 tempat tidur diantaranya sedang digunakan oleh pasien Covid-19, tersisa 25 alokasi tempat tidur dari total 75 tempat tidur.
Sedangkan 175 tempat tidur lainnya digunakan untuk pasien non Covid-19. Oleh karena itu, untuk menghindari kemungkinan bertambahnya pasien Covid-19, pihak rumah sakit harus memikirkan dan mencari tempat perawatan Covid-19 yang baru.
Selain itu, Andreas mengatakan perlu dilakukan penambahan tempat tidur bagi pasien.
“Kita hanya punya 1 mesin produksi oksigen di Nabire. Ingat hanya 1 mesin oksigen. Bayangkan kalau rusak karena overproduksi. Obat, bmhp, reagen, APD dan lainya harus pesan ke luar Nabire dengan biaya tidak sedikit. Anggaran akan tersedot untuk perawatan covid-19. Sementara penggunaan di jawa dan sekitarnya pun meningkat,” katanya.
Andreas menghimbau kepada warga Nabire untuk tidak bermain-main dengan Covid19 dan memutus penyebarannya dengan menerapkan protokol kesehatan berupa cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat bepergian dan menghindari kerumunan.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar