INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pj Sekda Papua Tengah Buka Rapat Pleno TPAKD, Dorong Inklusi Keuangan Hingga Pelosok

Pj Sekda Papua Tengah Buka Rapat Pleno TPAKD, Dorong Inklusi Keuangan Hingga Pelosok

(Pj Sekda Papua Tengah Buka Rapat Pleno TPAKD, Dorong Inklusi Keuangan Hingga Pelosok)

Nabire, 20 Mei 2025 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) secara resmi membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Aula Kantor Gubernur, Senin (20/05/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat inklusi keuangan hingga menjangkau masyarakat di pelosok daerah.

Dalam sambutannya, Pj Sekda menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar rapat, melainkan bentuk komitmen untuk memastikan setiap warga, tanpa memandang jarak dari pusat kota maupun tingkat penghasilan, memiliki hak dan kesempatan untuk berkembang.

“Salah satu kunci dari harapan itu adalah akses terhadap peluang, pengetahuan, dan keuangan,” tegasnya.

Sejak tahun 2012, Pemerintah Indonesia telah menegaskan komitmen untuk mewujudkan keuangan inklusif yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hal ini diperkuat dengan lahirnya Strategi Nasional Keuangan Inklusif melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016.

Pj Sekda menambahkan bahwa TPAKD bukan hanya forum formal, tetapi merupakan janji pemerintah kepada rakyat untuk membuka akses keuangan hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh oleh layanan keuangan formal.

“Mari kita jadikan forum ini bukan hanya ruang diskusi, tetapi ruang kolaborasi dan aksi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya literasi keuangan di berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak muda di Lembah Mapia, para mama-mama di pasar Oyehe, Ilaga, hingga anak-anak sekolah di pedalaman seperti Pogapa, Gome, dan Ilu.

Menurutnya, perubahan besar dimulai dari langkah kecil dengan niat besar. Akses ke layanan keuangan seperti rekening tabungan dan kredit usaha bisa menjadi pintu masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua Tengah.

“Jika satu demi satu masyarakat Papua Tengah menemukan dan membuka pintu itu, maka kita akan melihat perubahan nyata, bukan hanya dalam angka statistik, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.