INFO PAPUA BARAT
Home » Blog » Penjualan Ikan Asin Kampung Saonek Raja Ampat Lesu Akibat Covid-19

Penjualan Ikan Asin Kampung Saonek Raja Ampat Lesu Akibat Covid-19

(Penjualan Ikan Asin Kampung Saonek Raja Ampat Lesu Akibat Covid-19)



Raja Ampat – Kampung Saonek, Pulau Saonek, Distrik Waigeo Selatan dikenal sebagai penghasil ikan asin terbaik di Raja Ampat. Kampung ini juga dikenal sebagai penghasil kerupuk ikan.

Kondisi geografis Saonek yang dekat Waisai dan Sorong membuat perputaran ekonominya cukup bagus. Sebagian besar penduduk Saonek berprofesi sebagai nelayan.

Nelayan Saonek lebih sering mengolah ikan hasil tangkapan terutama tengiri untuk dijadikan ikan asin dan kerupuk.

Mutu ikan asin tengiri dan kerupuk ikan produksi Saonek sangat terkenal. Ikan asin dan kerupuk tengiri ini menjadi oleh-oleh favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat.

Tengiri yang diasinkan menurut nelayan Saonek bernilai lebih tinggi daripada dijual segar. Selain itu dengan dibuat ikan asin, ikan tengiri bisa disimpan lama, setelah berjumlah banyak baru dijual.

Namun itu semua terjadi sebelum adanya pandemi covid-19, saat ini dengan tidak adanya wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat sangat berpengaruh pada usaha pengolahan ikan asin Saonek.

Menurut Hayati Manam, sekretaris Kampung Saonek, aktivitas mengolah ikan tengiri asin biasanya tidak ada pada saat kondisi ombak besar, nelayan tidak dapat menangkap ikan di perairan luar Pulau Saonek, sehingga mereka hanya mengumpulkan kerang dan memancing ikan selar di sekitar dermaga dan pesisir kampung. Ini pun sekedar untuk dikonsumsi pada hari itu juga.

Sejak adanya pandemi covid-19 ini, aktivitas mengolah ikan tengiri menjadi ikan asin di Saonek jumlahnya berkurang banyak. Karena tidak adanya wisatawan yang membeli dan akses kapal penumpang ke Sorong yang terbatas. Sehingga nelayan Saonek berharap pandemi covid-19 segera berakhir dan roda ekonomi di Saonek berputar kembali.

[Nabire.Net/Hari Suroto]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.