Penjabat Gubernur Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Pasca-PSU Pilgub

Jayapura, 25 Agustus 2025 – Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kedamaian, keamanan, dan ketertiban pasca-penetapan hasil Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua 2025.
“Kami Pemerintah Provinsi Papua terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencegah potensi gangguan pasca-penetapan PSU Pilgub,” ujar Fatoni di Jayapura, Senin (25/8).
Menurutnya, menjaga stabilitas daerah adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa ruang gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) masih tersedia bagi pihak yang keberatan, dan keputusan MK nantinya bersifat final serta mengikat.
Fatoni juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dari tindakan provokatif serta lebih mengedepankan persatuan. “Mari kita menjaga bersama suasana aman, damai, toleran, dan harmoni di Papua tercinta,” pesannya.
Ia menambahkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat Papua. “Pilkada adalah bagian dari proses demokrasi. Apapun hasilnya, harus dihormati sebagai bentuk kedaulatan rakyat dan kehendak Tuhan,” jelasnya.
Dengan terciptanya situasi yang aman pasca-PSU, Fatoni optimis Papua dapat melangkah maju dalam semangat persatuan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, pada 20 Agustus 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua menetapkan pasangan Matius Fakhiri–Aryoko Rumaropen (MARIYO) sebagai pemenang PSU Pilgub Papua dengan perolehan 259.817 suara atau 50,4 persen, unggul tipis dari pasangan BTM–CK yang meraih 255.683 suara atau 49,6 persen.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar