INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Pemprov Papua Tengah Prioritaskan Isu Lingkungan dalam Penyusunan RTRW dan RPJPD

Pemprov Papua Tengah Prioritaskan Isu Lingkungan dalam Penyusunan RTRW dan RPJPD

(Pemprov Papua Tengah Prioritaskan Isu Lingkungan dalam Penyusunan RTRW dan RPJPD)

Nabire, 30 Desember 2024 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan menyelenggarakan sosialisasi hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk RTRW, RPJPD, dan RPJMD. Acara yang digelar di Aula RRI ini dihadiri oleh Pj. Sekda Papua Tengah, Frets James Boray, SE., M.Si, mewakili Pj. Gubernur Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda menegaskan pentingnya pelaksanaan KLHS sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. “Pelaksanaan KLHS bertujuan untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, rencana, dan program di Papua Tengah,” ujar Frets James Boray.

Tahapan Penting KLHS

Frets James Boray menjelaskan bahwa pelaksanaan KLHS melibatkan berbagai tahapan penting, antara lain:

  1. Identifikasi isu berkelanjutan pembangunan.

  2. Penetapan isu prioritas pembangunan berkelanjutan (PB).

  3. Identifikasi materi kebijakan, rencana, dan program (KRP).

  4. Analisis pengaruh isu PB terhadap KRP.

  5. Kajian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (D3TLH).

  6. Penyusunan rumusan alternatif.

  7. Penyusunan rekomendasi perbaikan KRP.

  8. Penjaminan kualitas.

  9. Pendokumentasian.

  10. Validasi di Kementerian Lingkungan Hidup.

Tahapan tersebut dilaksanakan melalui konsultasi publik dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. “Saya percaya saudara-saudara yang hadir hari ini telah berkontribusi sejak tahap awal hingga tahap penjaminan kualitas,” tambahnya.

Tujuan KLHS

KLHS bertujuan untuk mencapai pembangunan yang seimbang antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Langkah ini dilakukan melalui analisis sistematis, menyeluruh, dan partisipatif. Prinsip pembangunan berkelanjutan harus terintegrasi dalam kebijakan, rencana, dan program pembangunan.

Isu Strategis dan Solusi

Dari hasil kajian, terdapat beberapa isu strategis yang perlu perhatian, antara lain:

  • Infrastruktur penunjang ekonomi berbasis sektor unggulan yang belum optimal.

  • Pengelolaan daya dukung dan daya tampung lingkungan yang belum maksimal.

  • Distribusi dan produksi bahan pangan yang belum merata.

  • Degradasi lingkungan akibat deforestasi dan aktivitas pertambangan.

  • Kesenjangan akses kesehatan dan pendidikan.

  • Tata kelola keamanan yang masih memerlukan perbaikan.

“Untuk mengatasi isu-isu tersebut, diperlukan kebijakan yang tepat, seperti meningkatkan akses layanan dasar, percepatan pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan kolaboratif,” jelas Frets James Boray.

Harapan ke Depan

Pj. Sekda berharap hasil laporan KLHS dapat diintegrasikan ke dalam dokumen induk seperti RTRW, RPJPD, dan RPJMD. “Integrasi ini akan memberikan tambahan informasi berbasis lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Papua Tengah,” tutupnya.

Acara ini merupakan langkah strategis dalam memastikan pembangunan di Papua Tengah tetap berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • Andy Mogopia
    13 Februari, 2025 21:56 pada 21:56

    Papua Tengah Isu Lingkungan menjadi Trend fashion dalam kerangka penyusunan keseluruhan dokumen rencana pembangunan di provinsi Papua Tengah, sesungguhnya sebagai provinsi daerah Otonomi baru di era otonomi khusus Papua sesungguhnya menjadi penting juga adalah bukan hanya aspek lingkungan hidup yang menjadi Isu strategis yang terpenting juga adalah isu pendukung dan isu penyangga dari aspek aksesibilitas lingkungan terhadap konsep pelestarian hutan yang juga, turut memberi andil yang sangat memang besar terhadap kelestarian lingkungan hidup terhadap pentingnya aspek aksesibilitas lingkungan terhadap konsep pikir Hutan dan tambang yang turut serta memberi andil yang besar terhadap kelestarian alam sekitarnya dan keberlangsungan hidup ekosistem hutan yang berkelanjutan bagi kemaslahatan bagi masyarakat manusia di daerah ini

    Isu strategis lingkungan yang mempengaruhi Keberlangsungan kehidupan masyarakat adalah dampak kehadiran perusahaan yang besar seperti Freeport dan anak perusahaan lainnya yang turut serta merusak lingkungan hidup terhadap eksistensi ekosistem hutan abiotik maupun biotik dari hutan yang berkelanjutan bagi kemaslahatan umat manusia.

    Aspek aksesibilitas pertambangan yang turut memberi pengaruh pada kelestarian lingkungan hidup Terhadap sistim kerja perusahaan yang tidak memperhatikan kondisi umum hutan tambang diatas hutan masyarakat adat Meepago.sesunggunya patut menjadi perhatian utama yg perlu diskusi dan bersama-sama dengan pemangku kepentingan lainnya agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman dlm manajemen lingkungan hidup yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan terhadap pentingnya konsep pikir pembaiberkelanjutan dapat terlaksana dengan baik dan berkesinambungan berkelanjutan.

    Yang penting bagi pengakuan dan perlindungan terhadap konsep keberpihakan dan perlindungan terhadap pentingnya aspek aksesibilitas hak hak masyarakat adat diakomodasi kedalam arah kebijakan pemerintah sehingga tidak bisa berafiliasi dengan aspek aspek yang berkolaborasi dengan pemilik hak Ulayat masyarakat adat diakomodasi dalam regulasi yang mengatur dan memberikan Ruang sebagai rujukan yang positif konstruktif positif bagi keberlangsungan hidup ekosistem adat diatas tanah leluhurnya***

    By Andy Mogopia ( Batu Karang Yang Teguh),

  • Nopias kadepa
    30 Desember, 2024 21:15 pada 21:15

    Terima kasi bosku

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.