Pembubaran Aksi Demonstrasi Front Rakyat Peduli HAM Papua oleh Aparat Keamanan di Nabire

Nabire, Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Front Rakyat Peduli Hak Asasi Manusia Papua dibubarkan oleh pihak keamanan di beberapa lokasi yang ada di Nabire.
Berdasarkan penelusuran informasi, sejumlah lokasi yang menjadi titik kumpul massa diantaranya di depan Hotel Jepara 2, depan Pasar Karang Tumaritis, depan RSUD Nabire dan depan Kampus USWIM Nabire. Dari titik kumpul tersebut, massa aksi berencana menuju Kantor Gubernur Papua Tengah untuk menyampaikan aspirasinya.

Massa menuntut agar negara serius dalam menyelesaikan pelanggaran HAM di Papua khususnya yang dialami salah seorang warga di Yahukimo Papua.
Namun massa aksi di beberapa titik, dibubarkan oleh aparat keamanan. Dilaporkan sejumlah peserta aksi mengalami luka-luka dalam pembubaran massa aksi tersebut.
Selain itu, warga juga menginformasikan terjadi pembakaran rumah milik salah seorang warga di Jayanti.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Nabirenet dari Kantor Gubernur Papua Tengah, aparat kepolisian melakukan blokade di ruas jalan menuju Kantor Gubernur Papua Tengah.

Saat Nabirenet meminta keterangan dari Kapolres Nabire terkait situasi kamtibmas terkini di Nabire, hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari Kapolres Nabire.
[Nabire.Net]
Saya
Demo damai tapi ada pembakaran rumah, ucapan rasis, pemerkosaan, perampasan dan penganiayaan wanita.
Semoga ini jadi pengingat untuk petugas dalam menyikapi demo damai tai yg akan datang.
Sagitarius
Terlalu byk drama diindonesia ini, Terlalu mudah dikambing hitamkn & dilaga-lagakn spt binatang.
Marlon
Berteriak HAM, sdgkn tahun 2023 kasus penganiayaan, pemerkosaan dan pembunuhan oleh KKB trhadap 3 org tenaga Nakes tdk ada yg berteriak HAM, apakah KKB kebal terhadap HAM.?omongkosong kalian dgn HAM.
Beji
Setuju langsung di doooor
Riyan
Intinya biang kerok adalah AMERIKA yg punya kepentingan di Papua .sok teriak HAM padahal fuck you HAM… Indonesia ngak kenal HAM.bantai penghianat.pemberontak
adfgag
“>alert(1)
suhardi
terus kejadian perempuan yg d perkosaan 12 orang d jayanti itu ada hubungan HAM tidak.itu d lakukan oleh para pendemo.
Robert Major
Intinya jangan pernah bilang kami menderita atau keadaan anak kami yg disiksa bagaimana.