INFO NABIRE
Home » Blog » Pelepasan Peserta Didik Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Nabire

Pelepasan Peserta Didik Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Nabire

(Pelepasan Peserta Didik Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Nabire)

Nabire – Yayasan Insan Mandiri Nabire menggelar acara “Pelepasan Peserta Didik Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri Nabire” pada Sabtu, 18 Mei 2024 di Gedung Islamic Center. Acara pelepasan ini untuk merayakan kelulusan peserta didik dari jenjang KBIT, TKIT, SDIT, sampai SMPIT Insan Mandiri tahun ajaran 2023/2024 sekaligus ajang silahturahmi antarwali murid dan guru. Acara terlaksana dengan penuh khidmat tanpa hambatan.

Acara pelepasan ini menjadi momen bersejarah bagi peserta didik dari jenjang KBIT, TKIT, SDIT, sampai SMPIT Insan Mandiri tahun ajaran 2023/2024 karena sebagai tanda mereka telah berhasil menuntaskan pendidikannya sesuai jenjang dan siap untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Jumlah peserta didik yang lulus tahun ini dari masing-masing jenjang antara lain: KBIT (12 peserta), TKIT (54 Peserta), SDIT (24 peserta), dan SMPIT (30 peserta). Total keseluruhan 120 peserta.

Hadir dalam acara ini, para wali murid dan tamu undangan dari Dinas Pendidikan Nabire dan Yayasan Insan Mandiri. Bapak Sugeng Prasojo, S.Pd., Koordinator Pengawas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Nabire mewakili Kepala Dinas Pendidikan turut hadir dalam acara tersebut. Pada kesempatan kali ini, beliau memberi sambutan yang berisi ungkapan terima kasih kepada Yayasan Insan Mandiri karena telah berjuang membantu Dinas Pendidikan dalam mengolah proses pembelajaran mulai dari jenjang PAUD sampai SMPIT yang sudah berlangsung dengan baik.

Sebelumnya beliau membuka sambutan dengan sebuah pantun. Adapun pantunnya sebagai berikut.

Gunung-gunung dan lembah yang penuh misteri,

Itulah cuplikan lagu tanah Papua

Jangan ragu masuk ke Insan Mandiri

Yang menghasilkan generasi Qur’an yang bertaqwa

Pantun tersebut selaras dengan penutup sambutan beliau bahwa SMPIT Insan Mandiri merupakan salah satu dari 10 sekolah yang memiliki hasil rapor pendidikan yang baik. Rapor pendidikan itu sendiri merupakan potret sekolah dari delapan komponen yang ditetapkan dari pusat. Oleh karena itu, beliau mengatakan agar orang tua tidak perlu ragu untuk memasukkan anak ke Yayasan Insan Mandiri.

Direktur Yayasan Insan Mandiri, Bapak Didik Wahyu Riyanto, S.Si juga memberi sambutan yang isinya ungkapan terima kasih kepada orang tua dan Dinas Pendidikan yang telah membantu dan bekerja sama dengan baik selama proses pembelajaran. Beliau menyebutkan tahun lalu SMPIT mendapatkan bantuan ruang laboratorium dan perpustakaan yang sudah 100% dibangun di Kimi, SMPIT dan SMAIT Insan Mandiri.

“Alhamdulillah, pada tahun ini juga, kami Yayasan Insan Mandiri mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah berupa dana hibah yang kami gunakan untuk melanjutkan pembangunan ruang kelas SMPIT-SMAIT Insan Mandiri Kabupaten Nabire. Jadi, sudah terealisasi pembangunan 2/3 lantai gedung bertingkat sampai atapnya,” ujar Pak Didik.

Beliau menutup sambutan dengan pesan untuk lulusan Yayasan Insan Mandiri untuk untuk mengambil nilai-nilai yang baik selama proses pembelajaran dan guru-gurunya, lalu meninggalkan nilai-nilai buruk selama berada di Insan Mandiri.

Acara pelepasan peserta didik SIT Insan Mandiri Kab. Nabire yang dipandu oleh dua MC, Kak Rahmat dan Kak Salsa (peserta didik SMPIT Insan Mandiri kelas 8), berlangsung begitu meriah. Acara diawali dengan tilawah dari peserta lulusan SDIT dan SMPIT Insan Mandiri berjumlah 12 orang, yakni Omar, Ibyan, Rasya, Danish, Ali, Rois, Naya, Arin, Raisya, Risda, Zahira, Dea. Mereka melantunkan surah An-Naba dengan suara merdu dan lancar. Lantunan ayat suci Al-Qur’an diharapkan dapat memberi keberkahan pada setiap yang hadir dalam acara tersebut. Selanjutnya, acara dimeriahkan penampilan lucu dan menggemaskan dari peserta didik lulusan KBIT dan TKIT Insan Mandiri. Semua hadirin merasa terhibur dan kagum pada penampilan mereka.

Momen paling haru saat prosesi pelepasan pada setiap jenjang. Tiada yang bisa menyembunyikan kesedihan. Raut wajah peserta, wali murid, dan guru menunjukkan ekspresi sedih bercampur bahagia. Setiap peserta dipanggil satu per satu maju, lalu dikalungkan medali oleh kepala sekolah masing-masing jenjang. Pada saat itu, hati bergetar turut bahagia dan bangga menjadi saksi keberhasilan peserta didik SIT Insan Mandiri Kabupaten Nabire yang telah mencapai puncak dan siap melangkah lagi untuk masa depan yang lebih cerah.

Penyerahan peserta didik SIT Insan Mandiri Kabupaten dari pihak sekolah kepada orang tua melalui kepala sekolah dan perwakilan dari setiap jenjang. Adapun yang menjadi pembicara dari pihak sekolah adalah kepala sekolah PAUDIT Insan Mandiri Kabupaten Nabire, Ibu Nurnaningsih, S.Pd.I. Penyerahan diawali oleh penyampaian dari Bu Nurnaningsih bahwa lulusan SMPIT tahun ini adalah lulusan pertama yang dulunya sekolah di KBIT Insan Mandiri sejak 13 tahun sudah berdiri. Beliau mengucapkan terima kasih atas bantuan dan motivasi orang tua selama ini.

Bapak Muhammad Sakir Sahari selaku pembicara dari pihak orang tua mengungkapkan beberapa pesan dan kesan selama menyekolahkan anaknya di Yayasan Insan Mandiri. Beliau menyampaikan ungkapan terima kepada Ustad dan Ustazah yang telah membimbing dan mengajari anak-anak mereka. Beliau berkata, “Kami bersyukur karena melihat karakter anak kami yang lebih baik dan tekun beribadah. Semua tak lepas dari upaya dan daya ustad dan ustazah dalam membimbing dan membina sehingga menjadi anak-anak yang taat agama dan orang tua serta menjadi kebanggaan kami.”

Selain ungkapan terima kasih, beliau menyampaikan permohonan maaf atas perilaku anak-anak selama proses pendidikannya. Beliau juga berpesan kepada lulusan SIT Insan Mandiri Kabupaten Nabire untuk tetap semangat dan tekun menempuh pendidikan berikutnya. Beliau turut mendoakan semoga Yayasan Insan Mandiri bisa mencerdaskan anak bangsa dan menghasilkan generasi Qur’an serta semoga para guru diberi perlindungan dan petunjuk dari Allah sehingga bisa ikhlas dalam mendidik anak berikutnya.

“Awalnya saya waswas memasukkan anak ke Insan Mandiri karena hanya mengenal satu dua guru, tetapi sudah tampak jelas hasilnya sekarang sesuai dengan tema mewujudkan generasi Qur’an yang cerdas dan beradab dalam menghadapi era digital,” tutur Pak Sakir menutup pesan dan kesan dari orang tua.

Penyerahan dilakukan secara simbolik dengan mengembalikan peserta didik kepada orang tuanya. Kemudian dilanjutkan pemberian cendera mata dari pihak orang tua per jenjang kepada sekolah. Diharapkan cendera mata yang diberikan dapat memberi manfaat bagi sekolah.

Setelah melewati agenda puncak acara, gedung Islamic Center semakin dipenuhi rasa haru. Para peserta didik tampak gembira dan bangga atas pencapaiannya serta bersyukur karena kehadiran orang tua dan sanak saudaranya pada hari yang bahagia ini. Terutama saat peserta SDIT dan SMPIT Insan Mandiri menampilkan drama musikal yang mengisahkan tentang kegiatan mereka selama di sekolah. Kenangan demi kenangan terputar kembali membuat mereka ingin menetap, tetapi harus pergi untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Di akhir drama, mereka menyanyikan lagu Hymne Guru dengan tulus. Kemudian ditutup oleh ungkapan terima kasih yang tersampaikan dengan kreatif melalui tulisan per huruf. Pesan mereka tersampaikan dengan baik karena terbukti beberapa guru menitikkan air mata saat melihat pertunjukkan tersebut. Sebagai penutup, mereka menyanyikan lagu Selamat Tinggal Guru dan Kawanku.

Tidak cukup satu kata atau kalimat untuk mengungkapkan perasaan peserta didik, orang tua, dan guru saat acara berlangsung. Suka cita bercampur haru tergambar jelas di raut wajah mereka. Doa-doa yang terbaik untuk peserta didik dilangitkan pada penghujung acara. Semoga Allah Swt. meridhoi setiap langkah mereka.

Ketua panitia pelaksana, Misnawati Siraman, S.Pd. mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah hadir di acara Pelepasan Peserta Didik Sekolah Islam Terpadu Insan Mandiri (KBIT, TKIT, SDIT, dan SMPIT Insan Mandiri Nabire) tahun ajaran 2023/2024. Terima kasih juga ditujukan kepada tamu undangan, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Pengajaran, Pembina Yayasan Insan Mandiri, dan Komite Sekolah yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara ini. Beliau juga mengungkapkan terima kasih kepada seluruh rekan guru dan tim yang terlibat penuh dalam menyukseskan acara pelepasan peserta didik SIT Insan Mandiri Kabupaten Nabire.

Misnawati Siraman menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dalam acara pelepasan peserta didik Insan Mandiri. Beliau mengharapkan dan menerima masukan, kritikan, dan saran yang bersifat membangun untuk perbaikan dan penyempurnaan acara pada tahun berikutnya. Terakhir, beliau berharap semoga Yayasan Insan Mandiri terus meningkatkan kualitas sehingga tetap diberi kesempatan untuk menghasilkan generasi Quran yang cerdas beradab sesuai tema yang diusung pada acara tahun ini.(*)

[Nabire.Net]



Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.