Pelatihan Manajemen Pondok Pesantren Pada Kantor Kemenag Nabire

Nabire, 16 September 2021, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Yafeth Iyai,S.Th mengikuti Pembukaan Kegiatan sekaligus membawa materi pada kegiatan yang dilakukan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Papua 2021 dalam hal ini Bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu Pelatihan Manajemen Pondok Pesantren pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman tentang manajemen Pondok Pesantren pada kantor kementerian agama kabupaten Nabire provinsi Papua, sesuai dengan Standar Kompetensi yang diperlukan dalam pelatihan ini meliputi 60 Jam pelajaran yang terdiri dari :
-
Pembangunan Bidang Agama
-
Nilai-nilai dasar SDM Kementerian Agama RI
-
Sistem Pelatihan dan Pengembangan SDM Kementerian Agama.
Kelompok inti meliputi :
-
Kebijakan Manajemen pondok pesantren
-
Kepemimpinan Pondok Pesantren
-
Kurukulum Pondok pesantren
-
Keuangan Pondok pesantren
-
Kehumasan Pondok Pesantren
-
Sistem kebersihan pondok pesantren
-
Kewirausahaan dan ekonomi kreatif pondok pesantren
Dilanjutkan dengan kelompok penunjang yaitu :
-
Overview
-
2. Building Learning Commitment
-
Rencana Tindak Lanjut.
Peserta terdiri dari 25 guru pesantren diwilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, dengan tenaga fasilitator /Widyaiswara dari tenaga pengajar Widyaiswara BDK papua dan Pejabat Struktural pada Kemenag Nabire/
Kegiatan Bertempat di Hotel JDF Nabire dengan pembiayaan bersumber pada Dipa Balai Diklat Pelatihan Keagamaan Papua, yang akan berlangsung dari tanggal 16 – 22 September 2021, demikian laporan ketua panitia Fadlun Zakiyah Alhamid, SE.
Sementara itu, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Papua M. Muchtar Tuhuteru, S.Ag.MM membuka kegiatan ini.
Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada peserta yang hadir memenuhi undangan. Dikatakan bahwa prang hidup harus punya perencanaan, dan pelaksanaan, oleh karena itu seorang guru, pengurus, pembina Pondok Pesantren harus memiliki Jiwa Profesional dan mempunyai SDM Manajemen dalam pengurusannya.
“Pondok pesantren merupakan keunikan dari sekolah-sekolah yang ada di kabupaten ini karena melalui sekolah pesantren ini kita bisa memahami ajaran Tuhan dan yang lebihnya kita dapat mendekatkan diri dengan Tuhan,” katanya.
Kegiatan diklat ini bertujuan untuk meningkatkan Kualitas pemahaman tentang Manajemen Pondok Pesantren Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire Provinsi Papua berlangsung aman dan lancar dan ditutup dengan foto bersama.
[Nabire.Net/Oktovince Boma]
Khairul Umam
Ternyata ada saya di dalamnya