INFO NABIRE
Home » Blog » Pdt. Mordekhai Oilla Resmi Nahkodai FKUB Nabire, Fokus pada Toleransi dan Kerukunan

Pdt. Mordekhai Oilla Resmi Nahkodai FKUB Nabire, Fokus pada Toleransi dan Kerukunan

(Ketua FKUB Nabire, Pdt. Mordekhai Oilla saat memberikan sambutan)

Nabire, 28 Mei 2025 – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nabire periode 2025–2030, Pdt. Mordekhai M. Oilla, S.Th, menyatakan komitmen kuat pengurus baru FKUB untuk menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan, membangun toleransi, dan memperkuat kesatuan di tengah dinamika masyarakat Kabupaten Nabire, khususnya sebagai ibukota Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya usai dilantik, Pdt. Mordekhai menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengemban amanah besar ini. Ia menekankan bahwa kerukunan umat beragama bukan hanya tugas seremonial, tetapi merupakan upaya aktif dan berkelanjutan yang telah menjadi bagian penting dari sejarah bangsa Indonesia.

“Jauh sebelum ada Peraturan Bersama Menteri pada 2006, para tokoh agama telah berkumpul, menyadari bahwa perbedaan keyakinan bisa menjadi api jika tidak dijaga. Maka dibentuklah FKUB sebagai wadah persatuan dalam perbedaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan baru yang dihadapi Nabire sebagai kota yang berkembang pesat dengan arus migrasi tinggi. Hal ini menurutnya memerlukan keterlibatan FKUB secara aktif, bukan hanya dalam menangani isu keagamaan, tetapi juga dalam berbagai persoalan sosial seperti kriminalitas, kesehatan, dan konflik sosial.

“Kami berharap FKUB tidak hanya dicari saat terjadi kebakaran (konflik), tapi menjadi mitra tetap pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat,” tegasnya.

Pdt. Mordekhai juga menyampaikan permohonan agar dukungan anggaran bagi kegiatan FKUB dapat menjadi perhatian pemerintah, mengingat selama ini banyak kegiatan telah dijalankan dengan sumber daya terbatas namun tetap dijalankan demi cinta terhadap Nabire dan kerukunan umat beragama.

“Kami bekerja karena cinta kepada Nabire. Kami berharap ke depan ada perhitungan anggaran yang memadai agar FKUB bisa lebih optimal menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Kepada seluruh pengurus baru yang dilantik, ia mengajak untuk terus menumbuhkan semangat toleransi dan kerja sama lintas iman, agar Nabire bisa menjadi contoh kota damai dan rukun di Papua Tengah.

“Mari kita jaga semangat kesatuan dan toleransi. Kita siap bekerja sama dengan semua pihak demi menjadikan Nabire sebagai kota yang aman, hebat, dan menjadi berkat bagi Papua Tengah,” pungkasnya.

Sambutan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada pengurus FKUB sebelumnya serta seluruh tokoh agama yang telah memberikan kontribusi dalam merawat kerukunan umat di Kabupaten Nabire.

[Nabire.Net/Musa Boma]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.