Operasi Lilin Matoa Di Nabire Dilaksanakan Dari Tanggal 23 Desember 2019 – 1 Januari 2020

Nabire – Dalam rangka mengamankan perayaan Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 2019, Kepolisian Resor Nabire akan mengadakan Operasi Lilin Matoa 2019 selama 10 hari.
Untuk mengawali pelaksanaan Operasi Lilin Matoa, telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Matoa dipusatkan di Mapolres Nabire, Kamis (19/12).
Apel ini dipimpin oleh Kapolres Nabire diwakili Wakapolres Kompol Steyven J. Manopo S.IK, didampingi Kasdim 1705/Paniai, Mayor Suprihatin.
Hadir dalam apel ini para Pejabat Utama Polres Nabire, gabungan Subdenpom dan Provos Polri sebanyak 1 SST, Kodim 1705 Paniai sebanyak 1 SST, sebanyak Batalyon Raider 753 AVT sebanyak 1 SST, Brimob Nusantara sebanyak 1 SST, Brimob den C Nabire sebanyak 1 SST, Dalmas Polres Nabire sebanyak 1 SST, jajaran Satlantas Satresrim, Intel dan Satres Narkoba masing-masing 1 SST, Satpol PP sebanyak 1 SST.
Selain itu hadir juga jajaran Dishub Nabire sebanyak 1 SST, Basarnas sebanyak 1 regu, Senkom sebanyak 1 regu, RAPI Wilayah 07 Nabire sebanyak 1 regu dan Saka Bhayangkara Polres Nabire sebanyak 1 regu.
Wakapolres Nabire dalam apel ini membacakan sambutan Kapolri, yang menegaskan bahwa apel ini untuk meninjau kesiapsiagaan personel, melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan serta guna memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam pengamanan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
Situasi menjelang perayaan natal dan pergantian tahun merupakan momen yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, karena diiringi pula dengan penetapan libur nasional.
Operasi Lilin 2019 akan dilaksanakan dari tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2020 dengan melibatkan 191.807 personil gabungan di seluruh Indonesia dengan fokus pengamanan pada 61.308 obyek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara.
Sementara ada ada 12 potensi kerawanan yang akan mendapat perhatian lebih pada Operasi Lilin tahun ini yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan lalu lintas, kecelakaan transportasi, sweeping ormas, aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pest.
Diakhir amanatnya, Wakapolres berharap melalui Operasi Lilin Matoa 2019, dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan Hari Raya Natal 2019 dan perayaan Tahun Baru 2020.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar