INFO NABIRE
Home » Blog » Operasi Ketupat Matoa 2019 Digelar Dari 29 Mei Hingga 10 Juni 2019

Operasi Ketupat Matoa 2019 Digelar Dari 29 Mei Hingga 10 Juni 2019

Nabire – Personil gabungan TNI/Polri di Nabire siap mengamankan Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H di Nabire. Untuk mengecek kesiapan jajaran, telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Matoa 2019, dipusatkan di Mapolres Nabire, Selasa Pagi (28/05).

Apel ini dipimpin oleh Dandim 1705/Paniai, dihadiri unsur Forkopimda, 1 regu Perwira Staf Polres Nabire, 1 regu Sub Den Pom Nabire, 1 regu Brimob Yon C Nabire, 1 Pleton Dalmas Polres Nabire, 1 Pleton gabungan Staf Polres Nabire, 1 Pleton Sat Lantas Polres Nabire, 1 Pleton gabungan Sat Reskrim, Intel dan Narkoba Polres Nabire, 1 SST Kodim 1705 Paniai , 1 SST Batalyon RK 753/AVT, 1 SST Den Zipur 12/OHH, 1 Regu Senkom dan 1 Regu RAPI.

Dilansir dari halaman Tribratanews, Dandim dalam apel ini membacakan sambutan tertulis Kapolri yang meneaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Matoa 2019 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019.

Operasi Ketupat Matoa tahun ini bersamaan dengan pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 yang tentu memiliki potensi kerawanan sehingga perlu disikapi secara serius.

“Operasi akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementrian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka seeta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan,” ungkap Dandim saat membacakan sambutan Kapolri.

Diakhir upacara, Dandim mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI/Polri dan pemangku jabatan di daerah ini yang terlibat dalam operasi ini. Semoga perjuangan dan pengabdian yang diwujudkan dalam pengamanan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019, menjadi catatan amal ibadah di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Tidak lupa, menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Matoa 2019, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin,” tutup pimpinan apel, Dandim 1705/PN Letkol Inf. Jimmy Sitinjak.

Usai apel, acara dilanjutkan dengan pemusnahan 540 liter minuman lokal ilegal jenis cap tikus yang merupakan hasil sitaan Operasi Kepolisian semester 1 tahun 2019.

[Nabire.Net]



Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.