Menteri Bappenas Luncurkan Program Sekolah Berpola Asrama SMA YPPK Adhi Luhur Nabire

Nabire – Dalam rangka mewujudkan lompatan pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Papua, Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan program Sekolah Berpola Asrama SMA YPPK Adhi Luhur, Nabire, Papua, Kamis (08/08).
Hadir dalam acara peluncuran ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E, M.U.P, Ph.D.
Turut hadir dalam acara ini Ketua Desk Papua, Ketua IASA, Bupati Nabire diwakili Wakil Bupati Nabire, unsur Forkopimda, para Pimpinan OPD, Kepala Sekolah SMA YPPK Adhi Luhur, serta tamu undangan.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dalam sambutannya mengatakan dalam rangka mendukung pelaksanaan lnpres Nomor 9 Tahun 2017 tentang percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, telah disusun Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Kesejahteraan pada dua wilayah tersebut yakni 2018 dan 2019.
Lanjut Menteri, dukungan ini lahir melalui MoU antara Kementerian PPN/Bappenas dan IASA tentang percepatan pembangunan untuk Kesejahteraan Provinsi Papua Nomor NKB 01/M.PPN/07/2017 tertanggal 21 Juli 2017 serta Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian PPN/Bappenas dan IASA tentang pengembangan Pelayanan Dasar Sekolah Berpola Asrama dan pelayanan Kesehatan Jarak Jauh (Telemedicine) di Provinsi Papua Nomor: PKS 01/SES/02/2018 tertanggal 7 Februari 2018.
Dengan hadirnya Program ini, diharapkan waktu pembelajaran para siswa bisa diperpendek tanpa mengurangi kualitas, sehingga anak didik akan memiliki lebih banyak waktu untuk pengembangan diri dan agar bisa mengejar ketertinggalan dari para siswa di luar Papua.
Selain di SMA Negeri 3 Jayapura, penerapan sekolah terintegrasi berpola asrama ini juga dilaksanakan di SMA YPPK Adhi Luhur Nabire. Keduanya merupakan perwakilan dua wilayah adat di Provinsi Papua serta telah melalui proses cukup panjang juga didukung oleh berbagai pihak.
Usai sambutan, dilakukan penandatangan MoU antara Tanoto Foundation dengan SMA YPPK Adhi Luhur Nabire.
Acara dilanjutkan dengan peninjauan sekolah, dan memantau kegiatan akademik dan aktivitas ekstra kurikuler di sekolah, dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Asrama Teruna Karsa Nabire.
Dalam kegiatan ini turut diberikan bantuan dari Bank Mandiri berupa 60 unit komputer serta uang 750 juta dari Tanoto Foundation.
[Nabire.Net/Alexander Pekei]
Tinggalkan Komentar