INFO PAPUA
Home » Blog » Mengenal Mamalia Australia Papua

Mengenal Mamalia Australia Papua

(Kuskus adalah mamalia yang bisa dijumpai di Papua dan Australia/Foto.Australian Geographic)

Jayapura – Selama masa Pleistosen, kira-kira 17.000 tahun yang lalu, kondisi permukaan laut sangat rendah. Pada waktu itu Australia dan Papua tergabung sebagai sebuah daratan yang unik yang dikenal sebagai Daratan Sahul (Sahulland).

Fauna yang hidup di Australia dan Papua menunjukkan persamaannya. Hubungan daratan ini memungkinkan fauna dari daratan Papua berkeliaran di Australia, demikian sebaliknya dari Australia ke Papua.

Bukti fosil yang mendukung bersatunya daratan Papua dan Australia pada masa Pleistosen adalah ditemukannya fosil vertebrata berupa mandibula (rahang bawah) kanguru Zygomaturus nimboraensis di Nimboran, Kabupaten Jayapura.

Persamaan flora dan fauna antara Papua dengan Australia masih bisa diamati hingga saat ini. Jenis ikan air tawar yang terdapat di Papua bagian selatan juga terdapat di Australia bagian utara.

Labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta), persebarannya di selatan Papua. Hewan ini juga ditemukan di alam liar Australia bagian utara.

Monotreme atau jenis mamalia yang mengerami telurnya ditemukan di Papua dan Australia. Hanya ada lima spesies monotreme yang bisa bertahan hidup sampai hari ini, dua di antaranya ditemukan di Papua.

Spesies yang ditemukan di Papua adalah babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), tiga spesies monotreme lainnya ditemukan di Australia tergolong sebagai babi duri moncong pendek.

Selain itu baik di Papua maupun di Australia terdapat jenis-jenis binatang berkantung seperti kuskus (Phalanger), tupai berkantung (Petaurus), tikus tanah berkantung dan kanguru.

Demikian juga, flora di daerah hutan hujan tropis di dataran rendah Papua mirip dengan flora yang ditemukan di bagian utara Queensland, Australia.

Flora Papua merupakan flora terkaya di Indonesia dari segi jumlah dan keanekaragamannya. Flora di daerah hutan hujan tropis di dataran rendah Papua bagian selatan mirip dengan flora yang ditemukan di bagian utara Queensland, Australia.

Secara geografis Merauke terletak di pesisir selatan Papua, beriklim dan berekologi sama dengan Australia utara.

Tanah di Merauke tidak dilapisi oleh lapisan tebal humus. Dataran luas padang rumput diselingi petak-petak hutan musiman dan rawa-rawa. Kebanyakan pepohonan termasuk dalam family eucalyptus dan malaleuca berasal dari Australia.

Batas tertinggi daratan Merauke berada pada ketinggian 50 meter di atas permukaan laut. Kondisi lingkungan ini mirip kawasan utara Australia. Papua bagian selatan pernah terhubung dengan Australia sekitar 10000 tahun yang lalu, ketika pada Zaman Es permukaan air laut jauh lebih rendah dibandingkan dengan sekarang.

Pada hamparan Taman Nasional Wasur yang luas terdapat musamus atau gundukan menjulang yang merupakan rumah rayap berbentuk menara dari tanah yang mengeras. Musamus ini juga banyak dijumpai di Astralia utara.

Musim di Merauke dipengaruhi oleh Australia. Pada Januari hingga April, angin dari barat laut membawa badai besar yang membanjiri tanah, mengubah lokasi menjadi rawa yang sangat luas.

Pada Mei hingga Oktober, musim angin tenggara membawa udara kering dari Australia, berangsur-angsur mengeringkan rawa-rawa dan pertukaran angin secara tetap membawa hawa dingin.

Musim angin tenggara merupakan waktu bagi burung-burung Australia datang bermigrasi ke Merauke dalam jumlah banyak. Burung-burung ini berupa unggas air dan spesies arktik yang berpindah-pindah.

[Nabire.Net/Hari.Suroto]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.