INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Markus Madai Desak Penyelesaian Serius Konflik di Kapiraya

Markus Madai Desak Penyelesaian Serius Konflik di Kapiraya

Nabire, 18 Februari 2026 – Menanggapi konflik yang terjadi di Distrik Kapiraya, Markus Madai selaku tokoh pemuda yang mewakili lima distrik yakni Dipa, Menou, Topo/Uwapa, Siriwo, dan Yaro, menyampaikan sikap tegas agar persoalan tersebut segera ditangani secara serius oleh pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Markus Madai kepada wartawan di salah satu kafe di Nabire, Selasa (17/02/2026). Ia menegaskan bahwa konflik yang berlarut-larut akan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Kami pemuda mengambil sikap meminta kepada pemerintah untuk tidak membiarkan konflik ini terus berkelanjutan. Permasalahan ini harus diseriusi karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan melindungi seluruh masyarakat.

“Pemerintah adalah perwakilan Allah di dunia untuk menjaga masyarakat. Jangan sampai ada korban berjatuhan lagi karena semuanya adalah masyarakat kita bersama,” tegasnya.

Markus menambahkan bahwa persoalan tapal batas antara wilayah Deiyai dan Timika secara adat telah ada sejak zaman nenek moyang. Karena itu, ia meminta semua pihak menghormati nilai-nilai adat yang berlaku.

Selain itu, ia mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang memprovokasi situasi sehingga memperkeruh keadaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, apabila persoalan ini tidak segera diselesaikan, maka roda perekonomian serta pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak tidak akan berjalan maksimal. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret guna meredam konflik dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif bagi masyarakat di Distrik Kapiraya.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.