Majelis Buddhayana Indonesia Kabupaten Nabire Gelar Donor Darah Massal, Terkumpul 74 Kantong

Nabire, Bertempat di Vihara Buddha Dharma Karuna, Kampung Wadio (SP3), Distrik Nabire Barat, telah dilaksanakan kegiatan Donor Darah Massal, yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Majelis Buddhayana Indonesia kabupaten Nabire, Minggu (26/02/2023).
Kegiatan ini diikuti oleh 133 orang peserta, namun darah yang terkumpul sebanyak 74 kantong darah. Pemeriksaan golongan darah ini dilakukan secara gratis oleh Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire.
Peserta donor darah juga mendapatkan door prize dengan berbagai hadiah menarik dan hadiah utama yaitu handphone Oppo, serta didukung oleh Bank Danamon, Breadtake, dan juga donatur tetap.
Selain melaksanakan kegiatan donor darah, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Bazaar Makanan yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Wanita Buddhis Indonesia kabupaten Nabire.
Dalam kesempatan ini, Nabire.Net mewawancarai dr. Lanti dari Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Nabire.
Kepada Nabire.Net, dr. Lanti menjelaskan, dari 133 peserta yang mendaftar, hanya 74 peserta saja yang memenuhi syarat untuk diambil darahnya. Sedangkan sisanya tidak bisa diambil darahnya karena berbagai faktor seperti hipertensi, hipertiroid dan penyakit bawaan.

Lanjut menurut dr. Lanti, selain kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh Majelis Buddhayana Indonesia Kabupaten Nabire, pihak UTD RSUD Nabire juga biasanya bekerja sama dengan pihak Polres, Yonif 753, Den Zipur, Brimob, saat kegiatan ulang tahun maupun saat ada permintaan dari pihak pendonor.
Ketika ditanyakan kendala yang dihadapi selama aksi donor darah yang dilaksanakan MBI, dr. Lanti menjelaskan tidak ada kendala berarti. Hanya pihaknya kurang fasilitas, tapi semua bisa dilaksanakan dengan baik. Alangkah lebih baik jika difasilitasi dengan baik sehingga mutu dan layanannya lebih terjamin.
Sementara saat ditanya jumlah petugas yang terlibat dalam aksi donor darah ini, dr. Lanti menjawab, dari pihak UTD RSUD Nabire terdiri dari 4 orang termasuk dirinya. Yang lainnya biasanya pihak UTD meminta bantuan dari bidan atau perawat.
“Sejauh ini kita tidak ada ketersediaan darah, darah di UTD selalu kosong. Saya berharap agar masyarakat ada kesadaran untuk donor darah yang memang betul-betul sukarela mendonorkan darahnya dengan rutin”, harap dr. Lanti.
Pesan Ketua Pengurus Cabang Majelis Budhayana Indonesia Kabupaten Nabire
Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Cabang Majelis Budhayana Indonesia Kabupaten Nabire, Yohanes Wongso, saat diwawancarai Nabire.Net mengatakan, kegiatan donor darah yang dilaksanakan MBI pasca Covid19 ini ditargetkan 3 kali dalam setahun, dan darah yang terkumpul akan diserahkan ke UTD RSUD Nabire.

“Kami berharap agar kegiatan ini, partisipasi dari masyarakat di Nabire lebih meningkat, kita harapkan dari bulan ke bulan, tahun ke tahun lebih meningkat lagi”, harap Yohanes Wongso.
Aksi Bazaar Pengurus Cabang Wanita Buddhis Indonesia kabupaten Nabire
Selain aksi donor darah, Pengurus Cabang Wanita Buddhis Indonesia kabupaten Nabire juga melaksanakan aksi Bazaar.
Saat diwawancarai Nabire.Net, Ketua WBI kabupaten Nabire, Ibu Budy Junita menuturkan, dari WBI kita tujuh orang yang menyiapkan stand tetapi semua kerja sama.

Tinggalkan Komentar