Legislator Daniel Mumakapa Soroti Masalah Kebersihan, Infrastruktur, dan Penjualan Miras di Nabire

Nabire, 7 Juni 2025 – Anggota DPRK Nabire, Daniel Mumakapa, menyoroti sejumlah persoalan penting yang tengah dihadapi ibu kota Provinsi Papua Tengah, Nabire. Ia menilai, masalah kebersihan terutama sampah rumah tangga dan pengelolaan tata ruang wilayah (RTRW) membutuhkan perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire.
“Nabire adalah ibu kota Provinsi Papua Tengah, tanah leluhur kami. Kebersihan dan penataan kota mencerminkan wajah kita sebagai masyarakat yang beradab,” kata Daniel.
Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Nabire, Daniel juga mengkritisi ketimpangan pembangunan infrastruktur dan fasilitas perkantoran yang menurutnya belum cukup berpihak pada masyarakat lokal. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keberpihakan dalam pelaksanaan pembangunan oleh pejabat daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
Selain itu, Daniel juga menyoroti masalah penjualan minuman keras (miras) yang berdampak buruk bagi generasi muda Papua Tengah. Ia meminta dinas terkait untuk mengevaluasi dan mencabut izin penjualan miras di Nabire.
“Korban tabrakan, kekerasan, bahkan kematian di Nabire banyak disebabkan oleh konsumsi miras. Ini adalah ancaman nyata bagi keberlangsungan Orang Asli Papua (OAP),” tegasnya.
Daniel berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ini demi menjaga keamanan, kesehatan, dan kemajuan masyarakat Nabire.
[Nabire.Net/Musa Boma]
Tinggalkan Komentar