KPA Deiyai Bentuk Tim Pendamping ODHA di Waghete, Perkuat Layanan HIV/AIDS
Deiyai, 24 Februari 2026 – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Deiyai bersama petugas Layanan Penanganan Penyakit Menular (PDP) resmi menyepakati pembentukan tim Pendamping Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Puskesmas Waghete dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waghete, Senin (23/2/2026).
Ketua KPA Deiyai, Maksimus Pigai, menjelaskan bahwa tim pendamping memiliki peran penting dalam membantu pasien HIV/AIDS menjalani pengobatan serta meningkatkan kualitas hidup mereka.
Menurutnya, tugas pendamping meliputi mendampingi ODHA selama pengobatan, memberikan edukasi HIV/AIDS, membantu akses layanan kesehatan, mengurangi stigma dan diskriminasi, memberikan dukungan psikologis, membantu perencanaan hidup pasien, hingga mengadvokasi hak-hak ODHA.
“Tugas Pendamping ODHA sangat penting dalam membantu ODHA menjalani hidup yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Maksimus.
Kesepakatan pembentukan tim ini mendapat dukungan dari pihak Puskesmas dan RSUD Waghete. Namun dalam pertemuan tersebut, petugas kesehatan juga menyampaikan adanya kekurangan reagen 1, reagen 2, dan reagen 3 untuk pemeriksaan HIV. Bahkan sebagian reagen yang tersedia dilaporkan telah melewati masa kedaluwarsa.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM, mengapresiasi langkah pembentukan tim pendamping ODHA karena dinilai mampu memperkuat layanan kesehatan masyarakat.
Ia menyebut, pendamping dapat membantu konseling kepatuhan minum obat, mengingatkan jadwal kontrol pasien, memberikan dukungan psikologis, menjembatani komunikasi antara pasien dan tenaga medis, serta melakukan pelacakan pasien yang tidak lagi menjalani pengobatan.
“Keberhasilan program kesehatan bukan karena satu orang, tetapi karena kerja kolektif yang solid. Dengan komitmen pendamping ODHA hari ini, kita sedang membangun sistem kesehatan Deiyai yang lebih kuat, manusiawi, dan bermartabat,” ungkapnya.
Pembentukan tim ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan penanganan HIV/AIDS serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Deiyai.
[Nabire.Net]



Leave a Reply