INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Koramil Nabire Gunakan Metode Seedball untuk Percepat Penanaman Mangrove dan Cegah Abrasi

Koramil Nabire Gunakan Metode Seedball untuk Percepat Penanaman Mangrove dan Cegah Abrasi

(Koramil Nabire Gunakan Metode Seedball untuk Percepat Penanaman Mangrove dan Cegah Abrasi)

Nabire, 7 Agustus 2024, Dalam rangka melaksanakan perintah komando atas program “Bersatu Dengan Alam,” Koramil 1705-01/Nabire yang dipimpin oleh Kapten Inf Suprasto Mami, bersama anggota Koramil dan masyarakat setempat, baru-baru ini melaksanakan kegiatan pembibitan pohon mangrove menggunakan metode seedball (bola benih) di Kampung Air Mandidi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.

Metode seedball adalah teknik penanaman yang melibatkan pembungkusan biji dalam bola tanah liat atau campuran bahan organik. Teknik ini sangat efektif untuk melindungi biji mangrove dari erosi, gelombang laut, dan hama. Bola tanah liat memberikan perlindungan terhadap kondisi lingkungan ekstrem, menjaga kelembapan, dan mempercepat pertumbuhan bibit. Selain itu, metode ini mempermudah penanaman di area yang sulit dijangkau tanpa perlu proses manual.

Kapten Inf Suprasto Mami menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendukung program unggulan KASAD dan pemerintah dalam upaya pelestarian serta peremajaan hutan mangrove di kawasan pesisir. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan wilayah pertahanan laut, yang merupakan bagian dari tugas pokok TNI di wilayah pesisir Koramil 1705-01/Nabire.

Danramil menekankan pentingnya ekosistem mangrove dalam mencegah abrasi, erosi, dan mengurangi pemanasan global, serta menjaga kualitas air dan udara. Mangrove juga berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan kemampuan menyimpan karbon yang jauh lebih tinggi dibandingkan pohon hutan tropis.

Dengan pembibitan mangrove menggunakan metode seedball, diharapkan pertumbuhan benih dapat lebih cepat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pelestarian lingkungan. “Kami mengajak masyarakat setempat untuk bergabung dalam upaya ini. Lebih baik mencegah kerusakan pantai daripada harus memperbaikinya setelah terjadi,” ujar Danramil.

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.