Kontak Tembak Terjadi di Pintu Angin Dogiyai, Polisi Sebut Ada 3 Kali Tembakan
Dogiyai, Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, sempat memanas setelah tim patroli gabungan Polres Dogiyai dan personel BKO Brimob mendapat gangguan tembakan di kawasan Puncak Pintu Angin, Kampung Mauwa, Minggu (23/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi ketika aparat sedang menjalankan patroli untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah wilayah hukum Polres Dogiyai. Tidak ada personel yang dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Patroli gabungan sebelumnya melakukan apel kesiapan sekitar pukul 15.45 WIT. Kekuatan kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni Tim Patroli 1 yang bergerak ke wilayah Ugapuga dan Tim Patroli 2 menuju Mapia.

Tim Patroli 1 dipimpin Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad S. Retty, sementara Tim Patroli 2 dipimpin Kasat Intelkam Polres Dogiyai IPTU Jamiludin.
Sekitar pukul 16.25 WIT, Tim Patroli 1 melintas di kawasan Puncak Pintu Angin. Berdasarkan laporan aparat, petugas melihat sekelompok orang yang diduga membawa senjata api.
Personel kemudian melakukan pengamatan untuk memastikan situasi. Kelompok tersebut disebut meninggalkan lokasi setelah mengetahui kehadiran aparat.

Gangguan kemudian terjadi sekitar pukul 16.40 WIT ketika tim patroli dalam perjalanan kembali menuju Kota Moanemani. Dari arah kawasan tersebut, terdengar tiga kali tembakan yang diduga berasal dari kelompok yang sebelumnya terpantau.
Aparat merespons dengan tembakan balasan. Kelompok yang diduga melakukan penembakan kemudian melarikan diri sehingga kontak tidak berlangsung lebih lama.
Jalan Sempat Dipalang di Ekimanida
Setelah meninggalkan kawasan Puncak Pintu Angin, Tim Patroli 1 tiba di Kampung Ekimanida sekitar pukul 16.55 WIT.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan jalan raya di sekitar Kantor Pos Ekimanida dalam kondisi dipalang. Aparat kemudian membuka palang dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah terjadinya gangguan lanjutan.
Sekitar pukul 17.30 WIT, Tim Patroli 2 dari wilayah Mapia tiba di Ekimanida dan bergabung untuk memperkuat pengamanan.

Setelah situasi dinilai kondusif, seluruh personel bergerak kembali ke Mako Polres Dogiyai. Apel konsolidasi dilakukan sekitar pukul 18.05 WIT.
Polisi Dalami Kelompok yang Diduga Membawa Senjata
Dalam laporan tersebut, aparat menyebut masih melakukan pendalaman terhadap identitas kelompok yang sebelumnya terlihat di Puncak Pintu Angin. Dugaan keterkaitan kelompok tersebut dengan gangguan tembakan juga belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

Aparat menilai kondisi medan dan pola pergerakan kelompok bersenjata menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam kegiatan patroli berikutnya.
Kewaspadaan juga ditingkatkan terhadap kemungkinan adanya gangguan keamanan di jalur yang memiliki tingkat kerawanan, termasuk potensi pemalangan jalan yang dapat menghambat mobilitas masyarakat maupun aparat.
Seluruh Personel Dilaporkan Selamat
Hingga patroli berakhir, seluruh personel yang terlibat dilaporkan dalam kondisi lengkap dan selamat. Situasi keamanan di wilayah hukum Polres Dogiyai juga disebut masih aman dan terkendali.
Meski demikian, aparat mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan susulan. Koordinasi antara kepolisian, Brimob, TNI, pemerintah daerah serta unsur masyarakat dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan.
Pendekatan komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan warga juga diharapkan dapat membantu mencegah berkembangnya keresahan sekaligus mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi perubahan situasi di lapangan.
[Nabire.Net]





Tinggalkan Komentar