Ketua Komisi II DPRPT Minta Evaluasi Kinerja Kapolres Nabire Usai Insiden di Pasar Karang

Nabire, 26 Juni 2025 – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT), Paulus Mote, secara tegas meminta Kapolda Papua Tengah segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Nabire. Permintaan ini menyusul insiden yang terjadi di Pasar Karang, Kamis (26/6), di mana tiga warga sipil menjadi korban tindakan kekerasan oleh aparat kepolisian.
Menurut Paulus, tindakan aparat dalam menangani situasi di lokasi kejadian dianggap berlebihan dan tidak manusiawi. “Polisi gagal mengamankan situasi. Mereka justru melukai warga yang tidak bersalah menggunakan alat negara,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa insiden seperti ini bukan yang pertama terjadi di Nabire. “Saya amati peristiwa-peristiwa serupa sering terjadi. Seperti yang dialami Nando Mote sebelumnya,” tambahnya.
Paulus menegaskan bahwa korban yang tertembak tidak terlibat dalam konsumsi miras. “Mun Mote adalah kakak saya. Ia tidak tahu apa-apa soal miras, tetapi tertembak di bagian lengan saat sedang menjalankan aktivitas sebagai warga biasa,” jelasnya.
Lebih lanjut, DPRPT juga meminta agar dua warga yang masih ditahan di Polres Nabire segera dibebaskan. “Kami harap kepolisian mencari solusi yang berkeadilan atas insiden ini dan menghindari tindakan brutal ke depannya,” pungkasnya.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar