INFO NABIRE
Home » Blog » Kepala Suku Wate Alex Raiki, Menyerahkan Tanah 350×400 Meter kepada Martinus Tekege

Kepala Suku Wate Alex Raiki, Menyerahkan Tanah 350×400 Meter kepada Martinus Tekege

(Saat makan bersama setelah penyerahan Tanah Hak Ulayat Wate kepada Martinus Tekege)

Nabire, Bertempat di Kampung Bumi Mulia (SPC), Distrik Wanggar, kabupaten Nabire, Kamis (19/10/2022), telah dilaksanakan Acara Syukuran bersama Kepala Suku besar Wate Alex Raiki serta keluarganya sekaligus penyerahan Tanah Hak Ulayat Suku Wate dengan ukuran 350×400 meter kepada Martinus Tekege dan keluarga Suku Mee secara simbolis.

Acara tersebut dilaksanakan dalam bentuk syukuran dan jamuan kasih, dan hadir untuk ikut sertakan dalam acara tersebut adalah Alex Raiki, selaku Ketua Badan Musyawarah Adat Suku Wate, serta Keluarganya, Martinus Tekege dan keluarga besar suku Mee.

(Kepala Suku besar Wate Alex Raiki saat Acara penyerahan Tanah Hak Ulayat Wate kepada Martinus Tekege)

Alex Raiki selaku Ketua BMA Suku Wate mengatakan, dalam acara tersebut tanah seluas 400 x 350 meter tersebut Dia selaku Kepala Suku besar serahkan secara resmi di tengah-tengah acara syukuran tersebut, namun surat secara tertulis akan menyusul karena staf kerjanya sudah berangkat di luar daerah, sehingga setelah pulang kami akan menyerahkan bentuk tertulis dengan ukuran tersebut

“Kami secara resmi telah menyerahkan surat pelepasan tanah adat untuk dipergunakan dan dimanfaatkan, karena dengan tanah, kita bisa hidup dan bekerja,” kata Alex Raiki.

Lanjut Alex Raiki, dirinya berani menyerahkan Tanah ini tanah adat kepada Martinus Tekege untuk dipergunakan dengan baik demi kehidupan, bisa dimanfaatkan untuk berkebun dan usaha lainnya.

“Tanah ini saya berani lepaskan tanah adat kepada Martinus Tekege, karena dia sudah lama tinggal dan jaga dari puluhan tahun yang lalu. Saya juga sudah tahu dan kami hidup bersama semenjak dulu sampai sekarang belum dia masih ada,” kata Alex.

(Martinus Tekege saat menyapikan Ucapan Terimakasih kepada Kepala Suku Wate dan seluruh masyarakat suku wate)

Selanjutnya untuk dokumen lain seperti sertifikat tanah harus berdasarkan Surat Pelepasan Tanah Hak Ulayat sehingga hari ini saya secara resmi sudah serahkan di tengah alam leluhur dan Allah pencipta supaya Tanah ini bisa digunakan oleh Suku Mee yaitu oleh saudara Martinus Tekege .

“Tanah ini tidak ada yang akan ganggu gugat karena hari ini secara resmi saya atas nama Kepala Suku Wate telah menyerahkan Pelepasan Tanah. Itu resmi. Apabila ada yang datang bermacam-macam sampaikan dan hubungi saya supaya saya mau sampaikan dan akan tunjukkan bukti pelepasan tanah ini,” tegasnya.

Alex Raiki juga berpesan, setelah memiliki tanah ini, jangan di perjualbelikan oleh siapa atau kepada siapa, karena masyarakat bisa hidup dengan tanah dan tanah adalah mama, dan ingat masa depan anak cucu kita.

Martinus Tekege menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala Suku besar Wate serta seluruh masyarakat Suku Wate di Nabire yang telah menyerahkan Tanah Hak Ulayat kepada Suku Mee untuk dapat digunakan selama hidup di bumi ini.

Tekege juga menyampaikan setelah menempatkan lokasi ini sejak Tahun 1987 sampai saat ini, dan ia mengakui Pak Alex Raiki dan sekarang beliau sebagai kepala suku besar Wate itu dari sejak itu kami hidup bersamaan di lokasi SPc dan selama itu juga kami jalan cari makan minum sama-sama di Sp c dan Beliau, sehingga beliau berani melepaskan Tanah ini dengan ukuran 400×350 kepada Saya.

Ia Juga menjelaskan semenjak Tahun 1987 itu memang saya pernah dapat Tanah lebih dari ukuran tersebut tapi sebagian besar sudah hilang hanya dengan hal sehingga kesempatan ini juga saya bisa dapat dengan ukuran tersebut ini, dan Hari ini juga secara resmi sudah serahkan Pelepasan Tanah adat Wate kepada Saya dan surat akan menyusul Secara tertulis sesuai dengan ukuran Tanah 400×350.

Tekege Juga berpesan kepada masyarakat Suku Mee bahwa selama kami berjuang untuk tanah ini dan telah mengalami banyak tantangan, sehingga bagi yang akan di isi lokasi ini, tolong jaga persaudaraan, tidak boleh terjadi masalah satu sama lain dan semua masyarakat mohon ikuti petunjuk saya dalam pembagian tersebut sehingga semua yang akan datang isi tanah ini. Tolong supaya hidup kedepan kita akan digunakan dengan baik.

[Nabire Net/Jhon Iyowogi Nawipa]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.