Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Reki Lumentah S.Pd.K, jumat pekan lalu (10/06), membuka Rapat Kerja GPDP Badan Pekerja Klasis Nabire Barat yang pertama. Rapat Kerja dilaksanakan di GPDP Jemaat Torsina Kalibobo Nabire yang dihadiri perwakilan dari tujuh gereja di Distrik Nabire Barat sebanyak 85 orang.
“Gereja adalah rekan kerja pemerintah dan juga sebagai pemersatu dari perbedaan suku, adat, bahasa, budaya, dan latar belakang sosial lainnya. Oleh sebab itu pemerintah berterima kasih atas kehadiran gereja-gereja di kabupaten Nabire, untuk itulah pemerintah sangat membutuhkan rekan dan mitra kerja dalam membangun kabupaten Nabire ini secara bersama-sama,” ujar Reki Lumentah.
“Kehadiran gereja bukan saja menanam dan menumbuh kembangkan iman umat yang ada, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Dimana gereja diharapkan dapat mengarahkan dan mengajarkan kepada umat untuk selalu berdoa dan berkerja. Hal ini yang tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia untuk mendapatkan berkat rohani dan jasmani sehingga iman kepada Tuhan dapat bertumbuh dan berakar,” lanjutnya.
Keterpanggilan gereja dalam hal bersekutu, bersaksi, dan melayani sangat membantu dalam mengarahkan umat sesuai dengan ajakan dan ajaran alkitab yang menjadi peganggan sebagai umat kristiani, ulas Reki.
“Raker ini akan membahas program dan mencari solusi-solusi yang terbaik dan tepat dalam melayani umat. Program kerja yang diharapkan dapat langsung menyentuh dan dirasakan oleh jemaat. Selain itu mempersiapkan kader-kader yang bertanggungjawab, sehat, setia, kuat dan taat kepada Tuhan,” tandas Reki Lumentah S.Pd.K mengakhiri sambutannya.
Selanjutnya ia membuka kegiatan secara resmi yang ditandai dengan penyematan kartu tanda peserta Rapat Kerja I Klasis Nabire Barat.
Tinggalkan Komentar