INFO NABIRE
Home » Blog » Keluh Kesah Warga Nabire Yang Terkena Banjir

Keluh Kesah Warga Nabire Yang Terkena Banjir

a

Akibat hujan dari senin petang (21/03) hingga selasa dini hari tadi (22/03), sebagian wilayah Nabire terendam banjir. Banjir kali ini lebih parah dibandingkan banjir yang terjadi beberapa minggu lalu yang bersamaan dengan ambruknya Jembatan Kali Nabire Bumi Wonorejo.

Salah seorang warga Kimi Bawah bernama Erna melaporkan daerahnya terkena banjir yang terbilang cukup parah. Dari tiga kali banjir yang terjadi, banjir kali ini membuat dirinya sekeluarga harus mengungsi.

Ibu Erna sendiri tinggal di daerah Kimi Bawah dekat dengan Tower Telkomsel, kurang beberapa meter menuju pertigaan ke arah Samabusa.

Sementara itu, warga Nabire lainnya yang tinggal di daerah Denzipur perbatasan Siriwini dan Sanoba bernama Meriros, juga mengalami kebanjiran. Menurutnya, hujan yang begitu deras membuat rumahnya terendam banjir seukuran mata kaki.

b

Rumah dari ibu Meriros tidak terlalu jauh dengan lokasi jalan yang ambruk sebagian akibat rusaknya gorong-gorong pada hari jumat lalu (18/03).

Tidak terlalu jauh dari lokasi ibu Meriros, warga Siriwini bawah bernama Novi juga melaporkan banjir menggenangi perumahan guru di depan gereja Jalan Suci. Banjir tersebut diakibatkan meluapnya air akibat sampah yang menutupi saluran air dan gorong-gorong.

Di kelurahan Bumi Wonorejo, ibu Petronela Bunapa  mengalami nasib sama walaupun tidak terlalu parah. Menurutnya genangan banjir dimulai dari arah Pasar Pagi hingga Masjid Bumi Wonorejo, kemungkinan diakibatkan tersumbatnya parit. Sehingga air meluap dan menggenangi jalan. Begitu juga di sekitar Puskesmas Bumi Wonorejo.

Ibu Petronela sendiri memilih tidak mengungsi dan tetap bertahan di lantai 2 rumah bersama keluarga.

Warga Nabire lain bernama Chiko yang berada di jalan Ahmad Yani depan Meubel Karya Papua Karang Tumaritis juga sempat mendokumentasikan banjir yang menggenangi jalan Ahmad Yani. Genangan air meluap bahkan hingga ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Nabire.

c

Banjir tersebut kata Chiko akibat luapan kali di depan SMP YPPK Santo Antonius Nabire.

 

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.