INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Keluarga Korban Penembakan di Dogiyai Tegaskan Tidak Akan Buka Palang Jika Pelaku Penembakan Tidak Diproses Hukum

Keluarga Korban Penembakan di Dogiyai Tegaskan Tidak Akan Buka Palang Jika Pelaku Penembakan Tidak Diproses Hukum

Keluarga Korban Penembakan di Dogiyai Tegaskan Tidak Akan Buka Palang Jika Pelaku Penembakan Tidak Diproses Hukum
(Keluarga Korban Penembakan di Dogiyai Tegaskan Tidak Akan Buka Palang Jika Pelaku Penembakan Tidak Diproses Hukum)

Dogiyai, Pada hari Sabtu (15/07/2023), pukul 10.40 WIT, telah dilaksanakan pertemuan unsur Forkopimda kabupaten Dogiyai, bertempat di Mapolres Dogiyai.

Dalam pertemuan tersebut dilakukan pembahasan tentang kasus penembakan terhadap warga sipil di Dogiyai yang mengakibatkan terjadinya kerusuhan di Dogiyai sejak tanggal 13 hingga 14 Juli 2023.

Berkaitan dengan hasil pertemuan unsur Forkopimda tanggal 15 Juli tersebut, pada hari Minggu (16/07/2023), keluarga korban penembakan di Dogiyai yaitu keluarga dari Yosua Keiya, Yakobus Pekei dan Stepanus Pigome, menanggapi hasil pertemuan unsur Forkopimda tersebut.

Salah satu yang mendapat tanggapan dari pihak keluarga korban adalah permintaan dari pihak keamanan agar pemalangan di Dogiyai segera dibuka. Jika tidak dibuka hingga hari Senin (17/07/2023) maka pihak keamanan akan membuka palang.

Untuk itu, pihak keluarga korban Yosua Keiya, Yakubus Pekei dan Stepanus Pigome menuturkan bahwa Rapat yang dilakukan oleh Pemerintah dan TNI-Polri Dogiyai tersebut, tidak melibatkan pihak keluarga korban, sehingga keluarga korban menolak membuka pemalangan.

Pihak keluarga menyesalkan, mengapa keluarga korban tidak dihadirkan dalam rapat tersebut dan pihak pemerintah serta TNI-Polri tidak mau mendengar keluhan dan isi hati dari keluarga korban.

Hal itu disampaikan salah satu anggota keluarga dari pihak korban Stepanus Pigome, yaitu Daniel Pigamo.

‘Terkait pemalangan ini, kami dari keluarga pihak korban secara keseluruhan menolak membuka pemalangan yang dilakukan di sepanjang jalan raya dari kota Moanemani sampai Distrik Kamuu Timur. Kami menilai bahwa pelaku penembakan ketiga saudara kami, belum diungkap oleh Kapolres Dogiyai”, beber Daniel Pigamo.

Sementara itu, anggota keluarga lainnya, Noble Pekei menegaskan, nanti setelah kasus ini diungkap dan pelaku penembakan diproses hukum maka pemalangan akan dibuka.

Pekei juga mengungkapkan bahwa pihaknya di Dogiyai tidak mau hal ini terulang kembali lagi seperti beberapa bulan lalu yang menimpa almarhum Yulianus Tebai di Mapia yang sampai hari ini belum diungkap pelaku penembakannya.

“Kami meminta Kapolres Dogiyai untuk segera mengungkap dan membawa pelaku ke ranah hukum untuk diproses akibat melakukan penembakan terhadap korban Yosua Keiya, Yakobus Pekei dan Stepanus Pigome. Jika pelaku penembakan tidak diungkap dan kasus ini tidak dibawa ke proses hukum maka kami akan mengutuk pelaku penembakan hingga anak cucu kedepan tidak akan selamat”, tegas Noble Pekei.

[Nabire.Net/Yakobus Dumupa]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.