INFO NABIRE INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Kawasan Perkantoran Provinsi Papua Tengah akan Jadi Kawasan Green and Smart City

Kawasan Perkantoran Provinsi Papua Tengah akan Jadi Kawasan Green and Smart City

Kawasan Perkantoran Provinsi Papua Tengah akan Jadi Kawasan Green and Smart City
(Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Papua Tengah, Yan Ukago, ST., MT)

Nabire, Master plan ibu kota Papua Tengah direncanakan mencakup konsep Green and Smart City yang telah menjadi tren di banyak kota di seluruh dunia. Namun, yang membedakan proyek ini adalah usaha untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam desainnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Papua Tengah, Yan Ukago, ST., MT, di sela-sela kegiatan Focus Group Discussion Master Plan Kawasan Perkantoran Provinsi Papua Tengah, Selasa (12/09/2023).

Dijelaskan Yan Ukago, proyek ini sedang dalam tahap penyusunan, dengan fokus pada integrasi kearifan lokal, keberlanjutan, dan teknologi canggih.

(Baca Juga : Master Plan Kawasan Perkantoran Provinsi Papua Tengah Dibahas dalam Focus Group Discussion di Nabire)

Ditambahkan, kawasan ini akan menjadi Green and Smart City yang mencerminkan kearifan lokal. Dalam proyek ini juga akan dimasukkan elemen-elemen seperti seni dan kebudayaan, seperti model noken atau tugu yang mencerminkan kekayaan alam termasuk perusahaan emas PT. Freeport Indonesia.

(Baca Juga : Kawasan Perkantoran Provinsi Papua Tengah Akan Dibangun Berbentuk Burung Cenderawasih)

Salah satu fitur menarik dari master plan ini adalah desain bentuk kota yang mirip dengan Burung Cendrawasih ketika dilihat dari udara. Yan Ukago menjelaskan bahwa lahan perkantoran seluas 300 hektar akan dibagi menjadi 130 hektar untuk kawasan perkotaan dan 170 hektar untuk kawasan hijau terbuka.

Menurut Yan Ukago, konsep awal untuk ibu kota Papua Tengah sedang disusun oleh konsultan yang berpengalaman. Namun, penting untuk mendapatkan masukan dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, seniman, akademisi, dan warga lainnya. Masyarakat Papua Tengah diundang untuk berpartisipasi dalam proses ini melalui penjaringan aspirasi dan masukan.

“Hari ini merupakan FGD (Forum Group Discussion) pertama, yang bertujuan untuk memberikan masukan kepada konsultan. Konsultan memiliki pengetahuan untuk merancang kota, tetapi pengetahuan tersebut harus disesuaikan dengan kearifan lokal yang unik di Papua. Kami ingin membangun kota masa depan yang berumur lebih dari 100 tahun, yang mencerminkan kearifan lokal kami,” kata Yan Ukago.

Selain itu, fasilitas umum akan dibangun dengan konsep kota modern, dengan pengaturan kabel di bawah tanah, menciptakan pemandangan yang bersih dan tertata rapi. Tahun anggaran 2023 telah mengalokasikan dana untuk pembangunan jalan primer dan skunder sepanjang total 20.600 kilometer. Sumber energi juga akan berfokus pada tenaga surya dan angin, menunjukkan komitmen pada keberlanjutan dan teknologi hijau.

“Jadi tadi kita bisa melihat dari waktu acara bagaimana berbagai macam usulan. Misalnya dari sisi sosial budaya dan antropologi itu disampaikan bahwa di Papua Tengah ini muara dari empat wilayah adat. Paling ujung di atas sana ada Lapago, dua kabupaten. Terus dibawah Meepago. Terus ada juga Saireri. Terus di wilayah selatan Domberai. Itu ada empat wilayah adat. Ini juga masukan. Terus tentang ada juga hasil karya seni dan kebudayaan, ada model noken, terus ada semacam tugu ini harapannya model seperti apa. Terus SDA di Papua Tengah, dimana Freeport ada disini gimana modelnya yang mencerminkan kekayaan alam Papua Tengah, itu bisa ada dalam bentuk tugu. Nah kemudian yang berikut, 300 hektar yang ada sekarang ini, ini kurang lebih 130, itu akan dipakai untuk kawasan kota. Sedangkan 170, ini adalah lahan hijau hutan. Kenapa begitu? Supaya model cendrawasih yang didesain nanti, itu dari udara benar-benar terlihat. Bagaimana seekor cendrawasih itu ada di tengah hijaunya dedaunan. Konsepnya itu. Makanya green and smart city,” pungkas Yan Ukago.

[Nabire.Net/Edi Sutrisno/Clivans Marcyano Halim]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.