Kapolres Nabire Imbau Tidak Lakukan Long March Saat Aksi 10 Desember
Nabire, 9 November 2025 – Kepolisian Resor Nabire melalui Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., mengeluarkan imbauan resmi terkait rencana aksi penyampaian aspirasi yang akan berlangsung pada 10 Desember 2025. Imbauan tersebut disampaikan dalam apel gabungan kesiapan yang digelar di halaman Mapolres Nabire pada Selasa (9/12).
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan long march tidak diizinkan selama aksi berlangsung. Keputusan ini diambil mempertimbangkan faktor keselamatan peserta aksi serta potensi kemacetan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat umum.
Aksi penyampaian aspirasi tersebut diperkirakan akan melibatkan 500 hingga 1.000 peserta, dengan sejumlah titik kumpul menuju kantor DPR Papua Tengah, seperti Hotel Adamant, Siriwini, Kampung Uswim, dan Pasar Karang.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, Polres Nabire mengerahkan 684 personel gabungan. Personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi.
Kapolres juga menekankan bahwa larangan long march bukan untuk membatasi hak berekspresi. Kebijakan ini diambil guna mencegah potensi kerawanan, termasuk risiko kemacetan parah serta kemungkinan adanya penyusup yang dapat memicu gangguan kamtibmas.
“Keselamatan peserta aksi, pengguna jalan, dan masyarakat sekitar menjadi prioritas utama,” ujar Kapolres.
Lebih jauh, AKBP Samuel Tatiratu menyampaikan bahwa seluruh personel yang dikerahkan bukan hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pendekatan pengamanan kini lebih mengedepankan pelayanan dalam aksi unjuk rasa.
Polres Nabire mengajak seluruh peserta aksi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, menyampaikan aspirasi secara damai, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Dengan demikian, Polres Nabire menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan kota Nabire agar tetap kondusif, tertib, serta penuh rasa hormat terhadap hak-hak masyarakat.
Sebelumnya diberitakan, dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember, Front Rakyat Bersama Mahasiswa dan Pelajar (FRMP) berencana menggelar aksi damai di Nabire. Rencana aksi tersebut tertuang dalam selebaran yang beredar luas di masyarakat.
Dalam selebaran itu disebutkan, aksi akan berlangsung di Kantor Gubernur Papua Tengah pada Rabu, 10 Desember, mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai. Adapun titik kumpul peserta tersebar di beberapa lokasi, yakni Kampus USWIM, Hotel Jepara 2, Pasar Karang Tumaritis, Siriwini, dan SP1.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]


Leave a Reply