INFO NABIRE
Home » Blog » Kadis Pendidikan Nabire : Jika Ujian Semester Tak Terlaksana, Ini Kriteria Penentuan Kenaikan Kelas

Kadis Pendidikan Nabire : Jika Ujian Semester Tak Terlaksana, Ini Kriteria Penentuan Kenaikan Kelas

(Ilustrasi belajar di rumah)



Nabire – Pelaksanaan ujian semester dalam menentukan kenaikan kelas bagi para pelajar, terancam tidak dapat dilaksanakan akibat dampak dari pandemi covid-19. Oleh karena itu, pemerintah telah mengantisipasi alternatif kriteria kenaikan kelas jika memang ujian semester tak dapat terlaksana.

Berkaitan dengan hal itu, Nabire.Net meminta tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd, Jumat (15/05).

Kepala Dinas Pendidikan Nabire menjelaskan, jika nantinya wabah covid-19 belum selesaim maka ada dua kriteria yang ditetapkan dalam menentukan kenaikan kelas bagi para siswa akibat tidak dilaksanakannya ujian semester.

“Kedua kriteria tersebut yaitu nilai tugas siswa yang pertama, dan kedua dari nilai rata-rata rapor siswa dari tahun ke tahun. Itulah yang akan menentukan kenaikan kelas bagi para siswa, jika tidak ada ujian semester”, kata Kepala Dinas Pendidikan Nabire.

Namun, ia berharap agar kasus covid-19 di Nabire bisa terus menurun dan berakhir, sehingga pelaksanaan ujian bisa dilaksanakan pertengahan bulan Juni mendatang.

“Mudah-mudahan kalau bisa masuk sekolah sebelum pelaksanaan ujian semester itu, maka kita bisa laksanakan ujian semester itu”, harapnya.

Proses Belajar di Rumah

Sementara itu berkaitan dengan proses belajar di rumah yang direncanakan akan diperpanjang kembali hingga 4 Juni medatang, Yulianus Pasang mengatakan, selama ini para siswa telah diberikan materi dari sekolahnya baik secara online maupun melalui RRI.

(Baca Juga : Dinas Pendidikan Nabire Rencana Perpanjang Belajar di Rumah Hingga 4 Juni 2020)

“Berkaitan dengan materi dan pelaksanaan proses belajar mengajar, setiap sekolah selama ini telah melaksanakan proses belajar online, melalui RRI, maupun pemberian tugas manual bagi para siswa di kampung-kampung dan daerah pelosok yang tidak terjangkau internet,” tutup Kadis Pendidikan Nabire, Yulianus Pasang.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.