Jumlah Pemilih Yang Tidak Mencoblos Pada Pilgub Papua 2018 Di Nabire Sebanyak 32.154 Pemilih
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Lukas Enembe/Klemen Tinal, unggul dalam hasil rekapitulasi perhitungan suara Pilgub Papua 2018 di kabupaten Nabire. Kepastian itu berdasarkan hasil rapat Pleno KPU Nabire yang dilaksanakan 4 Juli 2018 lalu.
Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan suara, paslon nomor urut satu meraih 79.149 suara, unggul tipis dari paslon nomor urut dua yang meraih 61.872 suara.
Sementara jumlah seluruh suara sah sebanyak 141.021 suara, suara tidak sah sebanyak 869 suara. Seperti diketahui DPT Pilgub Papua 2018 di kabupaten Nabire sebanyak 174.044 jiwa, yang tersebar di 15 Distrik dengan jumlah sebaran TPS sebanyak 334 TPS.
Dari ke 15 Distrik tersebut, pasangan Petahana unggul di 9 Distrik sementara sisanya diraih pasangan nomor urut 2, John Wempi Wetipo/Habel Melkias Suwae.
Pasangan LukMen sangat dominan di 4 dari 9 Distrik yang dimenangkan mereka. Keempat Distrik yang membuat pasangan petahana terlihat lebih dominan daripada penantangnya yaitu di Distrik Nabire, Nabire Barat, Makimi dan Siriwo. Sementara bagi pasangan JWW/HMS, keunggulan mereka yang terlihat dominan ada di Distrik Moora.
Sedangkan untuk partisipasi pemilih pada Pilgub Papua 2018 di Nabire, jumlahnya cukup tinggi. Dari jumlah DPT sebanyak 174.044 jiwa, jumlah pemilih pada hari pencoblosan tanggal 27 Juni lalu sebanyak 141.890 pemilih, dan dari jumlah tersebut, suara yang sah sebanyak 141.021 pemilih.
Artinya sebanyak 32.154 pemilih yang memiliki hak suara dan atau yang terdaftar dalam DPT Pilgub Papua 2018 kabupaten Nabire, tidak mengikuti pencoblosan.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar