Jokowi Disarankan Pilih Orang Asli Papua Berbudaya Koteka Dalam Kabinetnya

Jayapura – Calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.
Rencananya, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden akan digelar di Kompleks MPR, Minggu (20/10/2019) mulai pukul 16.30 Wit.
Berjuta harapan tersemat di pundak Jokowi dan Ma’ruf Amin usai dilantik menjadi Presiden, satu diantaranya tentang Papua.
Presiden Jokowi diketahui sangat mencintai Papua. Begitu banyak program pembangunan yang telah dilakukannya di Papua, khususnya di wilayah pegunungan tengah Papua.
Mulai dari jalan Trans Papua, BBM satu harga, dan masih banyak lagi. Program-program tersebutlah yang membuat Jokowi cukup banyak dipilih warga Papua pada Pilpres 2019 lalu.
Namun pilihan tersebut bukan tanpa sebab, karena warga berkeinginan agar Jokowi bisa serius membangun Papua lebih baik lagi.
Untuk mewujudkan hal itu maka salah satu hal yang dibutuhkan adalah keterwakilan orang asli Papua pada kabinet mendatang, khususnya mereka yang berasa dari pegunungan tengah Papua.
Pegunungan tengah Papua memiliki 10 kabupaten, dalam budayanya penduduk pegunungan tengah Papua, mengenakan koteka dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Seperti diketahui, generasi berbudaya koteka Papua, keintelektualannya sudah tidak diragukan lagi. Diantara mereka ada yang juara olimpiade Sains, bahkan ada yang menjadi pilot.
Secara tradisional, kepemimpinan mereka sudah teruji, bagi yang pintar serta mampu berdiplomasi, akan dihormati banyak orang dan dijadikan sebagai kepala suku.
Dengan adanya generasi Papua berbudaya koteka menjadi anggota kabinet maka pembangunan di Papua akan terkawal dan terpantau dengan baik, baik itu pembangunan fisik, SDM serta pemajuan kebudayaan.
Seperti diketahui, generasi muda pegunungan Papua saat ini, sudah tidak mau mengenakan koteka lagi.
Penunjukan salah satu dari generasi Papua berbudaya koteka sebagai menteri, tentu akan mengangkat harga diri dan rasa bangga terhadap budaya mereka.
[Nabire.Net/Hari.Suroto]
Tinggalkan Komentar