INFO NABIRE
Home » Blog » Jauh Dari Wuhan, Mahasiswa Asal Nabire Memilih Bertahan di China

Jauh Dari Wuhan, Mahasiswa Asal Nabire Memilih Bertahan di China

Virus Corona
(Andrew Wihiawary, mahasiswa asal Nabire yang berada di Shenyang China)

Nabire – Pemerintah pusat telah mengevakuasi ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di China, khususnya di Wuhan, tempat yang menjadi awal mula munculnya wabah virus Corona.

Namun, masih ada WNI yang tetap memilih untuk bertahan dengan berbagai alasan, salah satunya domisili mereka jauh dari kota Wuhan.



Salah satu WNI yang memilih bertahan adalah warga Karang Mulia, Nabire, Papua, Andrew Wihiawary (27).

Nabire.Net mencoba mencari tahu kondisi Andrew, yang bertempat tinggal di kota Shenyang, Provinsi Liaoning China, yang berjarak 1.783 KM dari kota Wuhan.

Hal pertama yang diungkapkan Andrew adalah kondisi dia hingga saat ini baik-baik saja. Wabah virus Corona di kota Shenyang tidak separah di kota Wuhan. Walaupun demikian, Andrew menjelaskan bahwa sudah ada 17 orang yang terkena virus Corona di Shenyang.

“Iya memang banyak WNI yang pulang, namun saya masih bertahan karena menurut saya masih lumayan aman”, tuturnya.

Andrew yang saat ini menempuh pendidikan S2 di Shenyang University of Chemical Technology, jurusan Signal and Processing System, mengatakan, saat ini dirinya masih libur semester, terhitung dari awal bulan Januari hingga akhir Februari, sehingga saat wabah virus Corona merebak, perkuliahannya tidak terganggu.

Lanjut Andrew, nanti setelah libur berakhir, ia harus meunggu informasi dari pihak kampus, kapan perkuliahan bisa kembali dimulai.

Dijelaskan Andrew, ada 70 mahasiswa asal Indonesia dan 3 KK asal Indonesia yang berada di Kota Shenyang. Namun mereka hampir semua sudah pulang ke Indonesia, hanya tinggal 4 orang yang bertahan termasuk dirinya.

Andrew yang sudah berada di negeri tirai bambu sejak tahun 2012 berharap agar wabah virus Corona bisa segera diatasi dan tidak ada lagi korban jiwa.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.