Ini Perjalanan Satu Pasien Covid-19 di Nabire Hingga Dinyatakan Sembuh

Nabire – Bupati Nabire melepas dua orang pasien yang dinyatakan sudah sehat kembali, hari ini, Jumat (15/05), di RSUD Nabire. Kedua pasien tersebut terdiri dari satu orang pasien positif covid-19 yang telah menjalani karantina kurang lebih 28 hari di RSUD Nabire, dan satu orang lagi adalah Pasien Dalam Pengawasan yang adalah pasien rujukan dari kabupaten Paniai.
Kepada kedua pasien tersebut, Bupati meminta agar jangan lupa berdoa, dan setelah nanti kembali kepada keluarga, agar menjaga kesehatannya.
(Baca Juga : Bupati Nabire Lepas Pasien Covid-19 dan PDP Yang Dinyatakan Sembuh)
Sebagai informasi, untuk pasien atas nama Hawadi, dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab test di Jayapura pada tanggal 15 April 2020. Ia kemudian diisolasi di RSUD Nabire.
(Baca Juga : Tiga ODP di Nabire Positif Terinfeksi Covid-19)
Setelah 14 hari menjalani isolasi, Hawadi kemudian menjalani swab test kedua. Dan pada swab test kedua, ia dinyatakan negatif, dan hasilnya dipublikasi dalam jumpa pers pada tanggal 28 April 2020.
(Baca Juga : Jumlah Kasus Covid-19 di Nabire Menjadi 15 Orang, 1 Pasien Covid Dinyatakan Sembuh)
Namun untuk memastikan kesembuhannya, dokter yang menangangi Hawadi, kembali melakukan swab test kedua pada tanggal 10 Mei 2020. Dan hasilnya dinyatakan negatif serta dipublikasikan ke masyarakat oleh Bupati Nabire, 14 Mei.
(Baca Juga : Bupati Nabire Umumkan Hasil Swab Test, Ini Hasilnya)
Oleh karena itu, Hawadi dinyatakan sembuh total dari covid-19 dengan surat kesembuhan, dan dikembalikan kepada keluarganya di Kalibobo.
Sementara untuk PDP atas nama Aplince Gobay, asal Dogiyai, dan merupakan rujukan dari RSUD Paniai. Ia masuk dalam data infografis dari Satgas Covid-19 Nabire sebagai pasien PDP pada tanggal 4 Mei 2020.
(Baca Juga : Data Kasus Covid-19 di Nabire 4 Mei 2020 : Positif 16, PDP 1, ODP 48)
Menurut keterangan Jubir Satgas Covid-19, Dr.Frans Sayori, pasien tersebut adalah pasien rujukan dari kabupaten Paniai dengan diagnosa suspect Pneumonia dd TB Paru.
Aplince Gobay kemudian menjalani dua kali pemeriksaan di Litbangkes Provinsi Papua. Pemeriksaan pertama dan pemeriksaan kedua dinyatakan negatif, sehingga dikembalikan kepada keluarga.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar