INFO NABIRE
Home » Blog » Inflasi Nabire Desember 2025 Tembus 1,79 Persen, Cabai Rawit Jadi Pemicu Utama

Inflasi Nabire Desember 2025 Tembus 1,79 Persen, Cabai Rawit Jadi Pemicu Utama

Nabire, 5 Januari 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nabire mencatat inflasi bulanan (month to month) pada Desember 2025 sebesar 1,79 persen. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga sejumlah komoditas pangan strategis, terutama cabai rawit, yang memberi andil inflasi tertinggi.

Kepala BPS Kabupaten Nabire, Dio Benuvin Perkasa Ginting, S.ST, dalam rilis resmi statistik yang digelar di Kantor BPS Nabire, Senin (5/1/2026), menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Nabire naik dari 115,23 pada November 2025 menjadi 117,29 pada Desember 2025.

Momen Nataru Dorong Kenaikan Harga

Menurut Dio, terdapat beberapa peristiwa penting yang memengaruhi pergerakan harga pada Desember 2025. Salah satunya adalah meningkatnya aktivitas konsumsi rumah tangga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Permintaan masyarakat terhadap bahan pangan, khususnya daging ayam ras dan telur ayam ras, mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini mendorong terjadinya kenaikan harga di pasar.

Selain itu, faktor berakhirnya masa panen cabai turut memberi tekanan pada pasokan, sehingga harga cabai rawit dan cabai merah terus mengalami kenaikan sejak bulan sebelumnya.

Kelompok Makanan Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar

BPS mencatat, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi bulanan terbesar dengan tingkat inflasi 3,81 persen dan andil inflasi 1,80 persen.

Adapun komoditas dominan penyumbang inflasi bulanan Desember 2025 antara lain:

  • Cabai rawit: andil 1,02%

  • Bawang merah: 0,32%

  • Cabai merah: 0,15%

  • Daging ayam ras: 0,09%

  • Telur ayam ras: 0,09%

Kenaikan harga bawang merah, lanjut Dio, dipengaruhi oleh kebijakan kenaikan harga dari distributor, yang diperkuat oleh tingginya permintaan selama periode Nataru.

Sementara itu, kenaikan harga daging ayam ras dipicu oleh tingginya permintaan dan pemotongan ayam yang belum mencapai usia panen, sedangkan telur ayam ras naik akibat meningkatnya kebutuhan sebagai bahan konsumsi dan olahan Natal dan Tahun Baru.

Diskon Angkutan Laut Tekan Inflasi

Di sisi lain, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami deflasi. Salah satu faktor penahan laju inflasi adalah diskon tiket angkutan laut sebesar 20 persen dari tarif dasar, yang berlaku untuk perjalanan 17 Desember 2025 hingga Januari 2026.

Lima komoditas utama penyumbang deflasi adalah:

  • Pisang: andil -0,11%

  • Angkutan laut: -0,10%

  • Tomat: -0,08%

  • Kacang panjang: -0,07%

  • Talas/keladi: -0,02%

Inflasi Tahunan Nabire Capai 5,81 Persen

Secara tahunan (year on year), inflasi Kabupaten Nabire pada Desember 2025 tercatat sebesar 5,81 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun 2024. Angka ini juga sama dengan inflasi year to date tahun kalender 2025.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau kembali menjadi penyumbang inflasi tahunan tertinggi dengan inflasi 12,52 persen dan andil sebesar 5,66 persen.

Lima komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi tahunan Desember 2025 adalah:

  • Cabai rawit: 2,41%

  • Beras: 0,80%

  • Cabai merah: 0,41%

  • Daging babi: 0,38%

  • Bawang merah: 0,33%

Analisis Ekonomi

Lonjakan inflasi Desember 2025 menunjukkan bahwa struktur inflasi Nabire masih sangat sensitif terhadap komoditas pangan segar, khususnya hortikultura. Ketergantungan pasokan dari luar daerah serta faktor musiman seperti akhir masa panen dan hari besar keagamaan menjadi tantangan utama pengendalian harga.

Diskon angkutan laut terbukti membantu menahan tekanan inflasi, namun belum cukup kuat mengimbangi kenaikan harga bahan makanan. Ke depan, penguatan distribusi pangan, stabilisasi pasokan, dan pengendalian harga distributor menjadi kunci untuk menjaga inflasi Nabire tetap terkendali.

[Nabire.Net]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.