INFO NABIRE INFO PAPUA
Home » Blog » IKAPPMA Kota Studi Nabire Desak Pemerintah Bebaskan 7 Tapol Papua di Balikpapan

IKAPPMA Kota Studi Nabire Desak Pemerintah Bebaskan 7 Tapol Papua di Balikpapan

(IKAPPMA Kota Studi Nabire Desak Pemerintah Bebaskan 7 Tapol Papua di Balikpapan)



Nabire – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa/i Agadide (IKAPPMA) kota studi Nabire, menuntut agar tujuh orang tahanan politik asal Papua yang sedang menjalani proses peradilan di Balikpapan agar segera dibebaskan.

Hal itu disampaikan para mahasiswa dalam pernyataannya di Asrama Putra Paniai, Kalibobo Nabire, selasa pagi (16/06). Menurut mahasiswa, tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum sangat tidak adil dan memberatkan.

(Baca Juga : Amoye Pekei : Bebaskan Tujuh Tapol Papua di Balikpapan)

“Kami akar rumput solidaritas mahasiswa agadide menuntut untuk segera membebaskan tujuh tahanan politik Papua yang sedang menjalan proses hukum di Balikpapan, karena tuntutan mereka tidak adil,” kata Ruben Bunai selaku Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa/i Agadide (IKAPPMA)

Mahasiswa mengaku sangat kesal dan marah atas ketidakadilan yang dialami 7 tapol Papua yang didakwa pasal makar.

“Ini aneh, 7 tapol ini aktivis bukan pelaku rasis. Pasca kasus rasisme, seluruh masyarakat  Papua turun jalan dan berdemo bukan untuk minta negara tapi menentang rasisme yang terjadi. JPU dan Kejati harus paham itu,” lanjut Ruben.

,Oleh karena itu, mahasiswa meminta kepada Presiden RI, Kejaksaan Tinggi, Jaksa Penuntut Umum, Gubernur Papua dan aparat penegak hukum untuk segera membebaskan tujuh tahanan politik Papua tanpa syarat.

Jika mereka tidak dibebaskan, maka rakyat Papua akan menuntut mekanisme yang ada dan beradab.

[Nabire.Net/Demianus Bunai]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.