INFO PAPUA TENGAH
Home » Blog » Ibadah Tim Pengijilan Gabungan Sekolah STT STA SMTK & SMPTK di Jemaat Efata Dabaa Klasis Kamuu Timur Dogiyai

Ibadah Tim Pengijilan Gabungan Sekolah STT STA SMTK & SMPTK di Jemaat Efata Dabaa Klasis Kamuu Timur Dogiyai

Ibadah Tim Pengijilan Gabungan Sekolah STT STA SMTK & SMPTK di Jemaat Efata Dabaa Klasis Kamuu Timur Dogiyai
(Ibadah Tim Pengijilan Gabungan Sekolah STT STA SMTK & SMPTK di Jemaat Efata Dabaa Klasis Kamuu Timur Dogiyai)

Dogiyai, Gereja Kemah Injil Kingmi Jemaat Efata Dabaa, Klasis Kamuu Timur, Koordinator Dogiyai, melaksanakan ibadah Tim Pengijilan Gabungan Sekolah STT STA SMTK & SMPTK, pada hari Selasa, 27 Juni 2023, dimulai pukul 07.30 – 09.30 WIT. Ibadah tersebut merupakan Ibadah Tim Pengijilan Gabungan yang melibatkan sekolah-sekolah STT STA SMTK dan SMPTK di Klasis Kamuu Timur Koordinator Dogiyai.

Anggota tim Pengijilan, Andi Pigai, memandu ibadah tersebut, yang dibuka dengan doa pembukaan oleh Mahasiswa Yohanes Dumupa, yang memimpin Tim Pengijilan Gabungan. Selanjutnya, dilaksanakan doa orang sakit yang dipimpin oleh Siswa Yunus Tebai, yang diutus dari Jemaat Maranatha Obayo.

Ibadah dilanjutkan dengan nyanyian kolekte, penghitungan jiwa, dan nyanyian umum. Setelah doa umum dan kolekte, dilakukan doa bagi orang sakit dan persembahan kolekte, serta doa umum yang dipimpin oleh Wakil Pengurus Jemaat Efata Dabaa, Yanuarius Keiya, SE.

Setelah doa bagi orang sakit dan persembahan kolekte, ibadah dilanjutkan dengan pujian sebagai penyambutan Firman Tuhan oleh Komisi Anak & Remaja, Komisi Pemuda, dan Komisi Perkauwan.

Selanjutnya, sesuai agenda ibadah pengijilan, setelah pujian, dilakukan renungan. Siswa Yonas Tebai, yang saat ini menempuh STT Walter post Kampus 2 di Nabire pada Semester II dan diutus oleh Jemaat Torsina Ekimani, Klasis Kamuu Timur, memberikan khotbah pertama. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya berdoa dan bekerja tanpa berputus asa serta tidak melupakan tugas yang diberikan Tuhan.

Ia juga menyampaikan bahwa kita harus terus menggunakan talenta dan jabatan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk mencari jiwa yang jauh dari Tuhan dan menghindari melakukan hal-hal yang tidak dikehendaki oleh Tuhan.

Yonas Tebai juga menekankan pentingnya menjaga ucapan kita terhadap orang lain, baik dalam organisasi, gereja, maupun di tempat lain. Dalam bagian kedua khotbahnya, ia menyampaikan bahwa Yesus akan datang untuk menghakimi umat-Nya dan kita akan bertanggung jawab atas perbuatan kita masing-masing.

Ia mengingatkan bahwa hidup kita di dunia ini hanya sementara, dan kita perlu mencari dan merindukan tempat yang Tuhan telah sediakan bagi kita. Jika kita berdosa, dosa itu akan menjatuhkan kita di dunia akhirat nanti, namun kita diberikan kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan Allah.

Ibadah ditutup dengan nyanyian penutup berjudul “Enau too Kegepa Naimai” dalam bahasa Mee, dan doa penutup dipimpin oleh Siswa Yohanes Dumupa.

[Nabire.Net/Martinus Dumupa]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.