INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Syukuran Wisudawati STT Yusuf Makai Nabire Penuh Haru, Angkat Tema Iman dan Pengabdian

Ibadah Syukuran Wisudawati STT Yusuf Makai Nabire Penuh Haru, Angkat Tema Iman dan Pengabdian

Nabire, 3 Februari 2026 – Sebagai ungkapan syukur atas keberhasilan meraih gelar Sarjana Strata Satu (S1) Program Studi Teologi, salah satu wisudawati Sekolah Tinggi Teologi (STT) Yusuf Makai Nabire menggelar ibadah syukuran yang berlangsung khidmat di kawasan Auri, Nabire, Selasa (3/2/2026).

Ibadah syukuran tersebut dihadiri puluhan jemaat, keluarga besar, pemerintah kampung setempat, serta para undangan. Suasana ibadah berlangsung penuh hikmat dan sukacita, mencerminkan rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama proses pendidikan hingga meraih gelar sarjana.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Yehezkiel Dumupa, S.Th., dengan mengusung tema “Bukan Aku yang Hebat, Melainkan Allah yang Hebat” serta subtema “Segala Perkara Dapat Kutanggung di Dalam Dia yang Memberi Kekuatan Kepadaku” yang diambil dari Filipi 4:13. Tema ini menegaskan bahwa keberhasilan akademik bukan semata hasil kemampuan manusia, melainkan anugerah dan campur tangan Tuhan.

Di balik suasana syukur, terselip rasa haru mendalam. Ibadah syukuran ini sejatinya direncanakan dilaksanakan oleh dua putri, Agustina Tigi, S.Pd, dan Bibiana Dogomo, S.Pd. Namun, Bibiana Dogomo tidak sempat menyelesaikan tahapan akhir penyusunan skripsi karena telah dipanggil Tuhan.

Kenangan perjuangan bersama selama masa perkuliahan di STT Yusuf Makai Nabire—berangkat ke kampus dengan ojek bersama, belajar bersama, dan saling menguatkan—menjadi bagian yang mengharukan dalam momen syukuran tersebut. Pada hari kebahagiaan itu, sahabat seperjuangan tidak lagi hadir secara fisik.

Dalam sambutannya, wisudawati juga menyampaikan pesan motivasi kepada para pelajar tingkat SMP dan SMA agar tetap fokus pada pendidikan. Ia menekankan pentingnya menunda pernikahan dini demi masa depan yang lebih baik, serta mendorong generasi muda untuk meningkatkan budaya literasi dan kesungguhan dalam belajar.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para donatur yang telah setia mendukung proses pendidikannya, serta apresiasi khusus kepada sang suami yang dengan penuh kasih dan pengertian terus memberikan dukungan hingga studi sarjana dapat diselesaikan.

Sementara itu, perwakilan orang tua wali, Yanuaria Tigi, S.Pd., dalam kesan dan pesannya mengungkapkan rasa bangga atas capaian putrinya serta menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, bantuan, dan dukungan selama masa studi.

Ia juga berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar siap melayani di mana pun Tuhan mengutus, dengan mengangkat semangat pelayanan “Inilah Aku, Utuslah Aku.”

Ibadah syukuran ini menjadi momentum iman dan refleksi spiritual, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan akademik lahir dari kerja keras, dukungan keluarga, dan penyertaan Tuhan.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.