Ibadah Pemuda GKII Nabire Barat: Kita Merdeka oleh Darah Yesus!

Nabire, 21 April 2025 – Ibadah pelayanan pemuda Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Rayon Mazmur Daud Nabire Barat berlangsung penuh hikmat dan semangat rohani pada Minggu, 20 April 2025, bertempat di GKII Jemaat Rehobot SPB Wanggar.
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 100 pemuda yang berasal dari enam jemaat dalam lingkup rayon, yakni:
1. GKII Jemaat Bukit Sion Porta Nigra
2. GKII Jemaat Silo Kalibobo
3. GKII Jemaat Rehobot SPB Wanggar
4. GKII Jemaat Bukit Kalvari Karadiri II
5. GKII Jemaat Eklesia Karadiri II
6. GKII Jemaat Jerusalem II Yaro
Mengusung tema: “Kita Merdeka dengan Darah Yesus”, yang diambil dari Yohanes 11:25–26, ibadah ini menggugah kembali kesadaran para pemuda akan karya penebusan Kristus yang memerdekakan umat-Nya dari belenggu dosa dan maut.
Firman Tuhan disampaikan oleh Ev. Marthen Tebai, S.Th, yang menekankan bahwa kemerdekaan rohani merupakan hasil dari pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, dan kebangkitan-Nya menjadi dasar pengharapan hidup bagi setiap orang percaya.
“Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.” (Yohanes 11:25)
Pelayanan pujian dan penyembahan dipimpin oleh Petrus Makai, Ketua Pemuda GKII Jemaat Rehobot SPB Wanggar, yang juga bertindak sebagai Worship Leader (WL) dalam ibadah tersebut.
Dalam sesi sambutan, Marten Mote, selaku Ketua Koordinator Kerohanian Pemuda Rayon, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam tubuh Kristus.
“Yesus hidup… hidup! Yesus menang!” serunya dengan penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa pemuda harus menjadi tulang punggung gereja, yang senantiasa berdiri di garis depan dalam pelayanan dan pewartaan Injil.
Lebih lanjut, Marten Mote menyampaikan bahwa ibadah pelayanan pemuda bulan depan akan dilaksanakan di GKII Jemaat Bukit Sion Porta Nigra , sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan pengutusan penginjilan daerah. Ia mendorong seluruh pemuda untuk terlibat aktif dalam pelayanan tersebut.
Menutup arahannya, beliau mengingatkan para pemuda agar tetap menjaga komitmen rohani di tengah realita sosial, terutama bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Silakan cari pekerjaan di birokrasi atau perusahaan yang ada di Papua Tengah, tetapi jangan pernah tinggalkan gereja,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pemuda GKII Rayon Mazmur Daud untuk mempererat kesatuan tubuh Kristus, membangkitkan semangat melayani, serta menegaskan identitas mereka sebagai generasi yang telah dimerdekakan oleh darah Yesus Kristus.
Solideo Gloria.
[Nabire.Net/Musa Boma]
Tinggalkan Komentar