INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Raya GPT Kristus Raja Kalinona Nabire, 25 Februari 2024

Ibadah Minggu Raya GPT Kristus Raja Kalinona Nabire, 25 Februari 2024

(Ibadah Minggu Raya GPT Kristus Raja Kalinona Nabire, 25 Februari 2024)

Nabire, Bertempat di Gereja Pantekosta Tabernakel Nabire GPT Kristus Raja, jemaat Kalinona Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Minggu Raya, 25 Februari 2024.

Ibadah dilayani pelayanan firman. Pdm. Marsel Jozka dengan mengambil pembacaan dari kitab Yohanes 4:35 yang dikaitkan dengan tema sinode GPT tahun 2024 ini “The Harvest Year” atau “Tahun Penuaian”.

Dalam khotbahnya, Pdm. Marsel Jozka menjelaskan bahwa agenda Tuhan Yesus datang ke dalam dunia adalah untuk menyelamatkan orang-orang berdosa.



Tuhan Yesus berkata “Lihatlah sekelilingmu, yang berarti Tuhan Yesus menyuruh melihat di sekitaran kita. Tuhan Yesus memakai kata penuai & dituai. Dituai berarti sebuah proses.  Contoh Tokoh Rut (Kitab Rut 2:1-3).

Penuaian berarti sebuah proses dan dituai adalah menikmati bersukacita bersama-sama. Tahun penuaian bukan masalah siapa yang tanam tetapi bersama-sama menikmati hasil tuaian.

Dalam Kitab 1 Korintus 3:8, yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan. Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.

1. Penuaian Jiwa
Menggambarkan sebuah proses penginjilan dan pertobatan orang-orang kepada Yesus Kristus. Dalam Kitab Matius 9 :37, menjelaskan bahwa tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit. Penuaian jiwa adalah agenda sorga.

2. Penghakiman akhir :
Pada zaman akhir, Yesus akan datang kembali untuk memisahkan orang-orang benar dan orang-orang berdosa. Orang-orang benar diumpamakan sebagai gandum yang dikumpulkan ke dalam lumbung sedangkan orang-orang berdosa diumpamakan sebagai lalang yang dibakar (Kitab Matius 13:2,4-30, 36)

Apa yang harus Gereja lakukan?

PMK (Perjanjian Murid Kristus) adalah metode bagaimana kita menginjil.

1. Keterlibatan Jemaat Dalam Pelayanan (kitab Yesaya 6:8)
Jangan jadi hamba Tuhan yang one man show, semua-semuanya dikerjakan sendiri. Tetapi kita harus melibatkan jemaat. Siapakah yang akan Kuutus dan siapakan yang mau pergi untuk Aku, Ini aku, utuslah Aku. Kitab Yesaya 61 : 1 menjelaskan bahwa injil itu kabar baik kepada orang-orang sengsara dan merawat orang-orang yang remuk hati untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, orang-orang terpenjara yaitu memberitakan penghiburan.

Proses Ide (Ideation Process) :
1. Penginjilan
2. Pertobatan
3. Penggembalaan
4. Pelayanan
5. Pengutusan

Ladang sudah menguning dan siap untuk dituai. Orang-orang butuh kita jemaat. Gereja butuh kita jemaat. Kitab Matius 28:19 dan seterusnya berisi tentang amanat agung berbicara tentang penginjilan. Kitab Matius 10:1. Tuhan Yesus memanggil 12 MuridNya dan memberikan kepada mereka kuasa (kepercayaan) untuk memgusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan penyakit dan segala kelemahan.

Apa saja Hambatan Penginjilan ?

Tidak percaya diri. Tetapi Tuhan akan memberikan kuasa (kepercayaan) kepada kita jemaat dalam melakukan penginjilan.

Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Surga memberkati kita semua, Amin.

Ibadah juga diisi dengan pujian dari pemuda & sakramen perjamuan kudus.

[Nabire.Net]

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.