INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Raya Gereja Kingmi Tota Mana Nabire, Jemaat Diingatkan Makna Keselamatan

Ibadah Minggu Raya Gereja Kingmi Tota Mana Nabire, Jemaat Diingatkan Makna Keselamatan

Nabire, 1 Februari 2026 – Gereja Kemah Injil (GKI) Kingmi Jemaat Tota Mana Nabire di bawah koordinasi Klasis Nabire menggelar Ibadah Minggu Raya pada Minggu, 1 Februari 2026. Ibadah berlangsung di Gedung Gereja Tota Mana Nabire dan diikuti ratusan jemaat serta simpatisan dalam suasana khidmat dan penuh sukacita.

Ibadah Minggu Raya yang dimulai pukul 09.00 WIT hingga 11.00 WIT tersebut menjadi momentum perenungan iman untuk mengingat kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus, sekaligus menegaskan makna keselamatan bagi seluruh umat manusia.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Yehezkiel Dumupa, S.Th., dengan pembacaan Alkitab dari Kitab Yehezkiel 47:1–13. Tema khotbah yang diangkat adalah “Hanya Firman Tuhan yang Menguatkan Iman dan Hanya Firman Tuhan yang Mengubah Hidup dan Menjadikan Seseorang Berhasil”, dengan subtema “Keselamatan Hidup adalah Firman Tuhan.”

Dalam khotbahnya, Pdt. Yehezkiel menegaskan bahwa keselamatan merupakan anugerah kasih karunia Allah, bukan hasil dari usaha atau perbuatan baik manusia semata. Keselamatan diterima melalui iman kepada Yesus Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya di kayu salib untuk memberikan hidup baru dan keselamatan kekal bagi setiap orang yang percaya.

Selain itu, jemaat juga diingatkan tentang tanggung jawab iman dalam menjaga ciptaan Tuhan, khususnya tanah Papua. Disampaikan bahwa kekayaan alam Papua adalah berkat dan titipan Tuhan yang tidak boleh diperjualbelikan kepada pihak-pihak yang datang hanya untuk merusak hutan dan lingkungan.

Jemaat diajak untuk mengelola hasil tanah dan air secara bijaksana, serta menjaga kelestarian alam sebagai warisan suci bagi orang Papua dan generasi mendatang. Pesan tersebut ditekankan sebagai panggilan iman agar umat hidup bertanggung jawab dan memuliakan Tuhan melalui tindakan nyata.

Ibadah Minggu Raya ini ditutup dengan doa dan pujian syukur, meninggalkan pesan mendalam bagi jemaat untuk terus menjadikan Firman Tuhan sebagai dasar iman, kehidupan, dan keselamatan.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.