INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Raya 28 April 2024 di Gereja GPT Kristus Raja Kalinona Nabire

Ibadah Minggu Raya 28 April 2024 di Gereja GPT Kristus Raja Kalinona Nabire

(Ibadah Minggu Raya 28 April 2024 di Gereja GPT Kristus Raja Kalinona Nabire)

Nabire – Bertempat di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja, Jemaat Kalinona Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Minggu Raya (28/04/2024).

Ibadah dilayani pelayan firman, Pdt. Paulus Appang, S.Th, dengan mengambil firman Tuhan dari Injil Yohanes 21:1-14 dengan perikop “Yesus Menampakkan Diri Kepada Murid-Murid-Nya di Pantau Danau Tiberias.

Dalam khotbahnya, Pdt. Paulus Appang, S.Th, menjelaskan bahwa ada semacam edukasi kepada murid-murid untuk tidak tinggal pada satu tempat saja. Murid-murid yang sebagai nelayan ketika pada waktu awal dipanggil pertama kali untuk bertolak lebih ke dalam lagi untuk menebarkan jala.

Petrus dan murid-murid melakukan perintah dari Tuhan Yesus untuk menebarkan jala ke sebelah kanan. Begitu Petrus dan murid-murid yang lain menerbakan jala sesuai perintah Tuhan Yesus, mereka berhasil menangkap sejumlah besar ikan. Begitupun dengan kita, dalam mencari nafkah kebutuhan kita untuk selalu mengandalkan dan mendengarkan perintah dari Tuhan. Kita perlu mengambil langkah maju, bukan langkah mundur.

Harus ada kegerakan rohani, yaitu mau dirubah oleh Tuhan. Contohnya dalam memuji dan menyembah Tuhan. Jangan Kita hanya diam saja tetapi kita harus ada kegerakan dalam memuji menyembah Tuhan, supaya kita mengalami harvest (penuaian) dan menghasilkan buah-buah kebenaran.

Contoh lain, Petrus dan murid-murid berputus asa dalam menjala ikan. Kita jangan cepat-cepat berputus asa. Kitab Maleakhi mengatakan akan ada perbedaan antara orang yang suka beribadah dan tidak suka beribadah. Akan ada perbedaan antara orang fasik dan orang benar. Di akhir zaman, akan ada perbedaan kambing dan domba. Kita harus siap untuk mau diubah oleh Tuhan.

Contoh, kita sebagai jemaat Tuhan, para pelayan Tuhan yang selalu meninggalkan pertemuan Ibadah, berarti orang-orang yang tidak mau diedukasi. Kita diedukasi supaya mau diajar, dilatih dalam pertumbuhan rohani dan dalam melawan tipu muslihat dunia.

Dalam gereja, jemaat harus mengalami proses baptis/sunat sama seperti Abraham waktu dipanggil Allah, semua seisi rumah Abraham harus disunat. Gambaran bahwa semua sidang jemaat gereja Tuhan harus disunat dari dosa dan kesalahan.

Petrus dan murid-murid lain melakukan perintah yang diberikan oleh Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus yang menyuruh untuk melakukan.

Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Surga memberkati kita semua, Amin.

Di akhir sesi ibadah, diisi dengan sakramen perjamuan kudus.(*)

[Nabire.Net]


Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.