INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Pagi, Masa Kesengsaraan Keempat, 28 Februari 2016, Jemaat GKIP Kingmi Sejahtera Nabire

Ibadah Minggu Pagi, Masa Kesengsaraan Keempat, 28 Februari 2016, Jemaat GKIP Kingmi Sejahtera Nabire

b

(Dok.Dharma.K)

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Demikian bacaan Kisah Para Rasul 1:8 yang menjadi pembacaan firman pada Ibadah Minggu Pagi, Jemaat GKIP Kingmi Sejahtera Nabire, sekaligus memasuki Minggu Sengsara yang ke IV, 28 februari 2016.

Ibadah ini dipimpin oleh Pelayan Firman, Pdt Mince Tebun M.Pdk, dan Liturgi dibawakan oleh Ev. Katerina Blegur S.Th.

Dalam khtobah singkatnya Pdt Mince Tebun mengatakan, Kisah Para Rasul 1:8 ini merupakan sebuah panggilan yang sangat penting untuk kita perhatikan.

Pertama, kita diminta untuk menjadi saksi Kristus. Apa sebenarnya yang harus dilakukan oleh saksi? Sederhana saja. Sebagai saksi artinya kita diminta untuk menceritakan kisah hidup kita, bagaimana kasih dan kuasa Tuhan mampu memberi perbedaan dalam hidup kita selama ini. Kita tidak perlu mengajarkan sebuah pelajaran Alkitab secara mendetail atau lengkap, atau bahkan memahami teologi terlebih dahulu untuk menceritakan pengalaman kita bersama Tuhan, kecuali anda memang terpanggil untuk itu. Tetapi intinya, sebagai saksi kita hanya perlu mengetahui apa yang telah dilakukan Tuhan kepada kita, lalu menceritakan atau membagikan kebaikanNya kepada orang lain.

Kedua, dari ayat di atas dikatakan “kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu.” Artinya Tuhan bukan menggantungkan semuanya kepada kemampuan kita, seperti kemampuan berbicara, kemampuan menjaring masa, kemampuan mengajar, kemampuan menguasai Alkitab dan lain-lain. Tuhan mengatakan bahwa semua itu merupakan pekerjaan Roh Kudus. Kita hanya perlu bersaksi lalu kita serahkan kepada Roh Kudus untuk menjamah mereka. Bahkan seringkali yang diminta hanyalah kesediaan kita, dan Roh Kudus lah yang akan membimbing setiap perkataan yang keluar dari dalam diri kita.

Ketiga, dari ayat yang sama kita bisa melihat bahwa Roh Kudus akan memberikan kita kekuatan khusus untuk melakukan itu. Kita tidak akan pernah dituntut untuk melakukan itu semua sendirian. Ketika kita membagikan kasih Tuhan kepada orang lain, disana akan ada kuasa Roh Kudus yang sedang bekerja dalam diri kita. Yang penting adalah kita tidak menolak ketika panggilan itu sedang turun pada kita.

Dan Keempat, jangan lupa pula bahwa Allah sendiri yang akan memimpin kita kepada orang-orang yang terbuka, mau menerima dan siap mendengar tentang besar kasih setia Allah kepada manusia tanpa terkecuali. Semua bukan karena kepintaran kita mencari orang, tetapi Tuhan sendiri yang akan menuntun kita untuk bertemu dengan seseorang dan membagikan kesaksian kita kepadanya.

Pada ibadah kali ini, juga dilakukan sakramen Baptisan Kudus kepada warga Jemaat GKIP Kingmi Sejahtera.

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar

  • Thomas
    14 Oktober, 2016 23:56 pada 23:56

    Ibunya jeremy ya ibu katarina 😃

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.