INFO NABIRE
Home » Blog » Ibadah Minggu Pagi 8 April 2018, Di Jemaat GPT Kristus Raja Jemaat Kalinona Nabire

Ibadah Minggu Pagi 8 April 2018, Di Jemaat GPT Kristus Raja Jemaat Kalinona Nabire

Bertempat di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja Jemaat Kalinona Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Minggu Pagi, 8 April 2018.

Ibadah dilayani pelayan firman Pdt. Paulus Apang, dan bahan renungan diambil dari Kitab I Korintus 15:12-28 dengan nats ‘Kebangkita Kristus’.

Dalam khotbahnya, Pdt. Paulus Apang mengatakan bahwa Kristus telah mati untuk menebus dosa umat manusia, dan kematianNya tidak sia-sia karena Ia bangkit pada hari yang ketiga. KebangkitanNya telah mengalahkan maut, kutuk dan menghapus dosa umat manusia yang percaya kepadaNya.

Lebih jauh Pdt. Paulus Apang mengatakan, dalam Kita Roma 6 dikatakan bahwa kita yang telah dibaptis dalam Kristus telah dibaptis dalam kematianNya, dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Yesus oleh baptisan dalam kematian supaya sama seperti Kristus yang telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, maka kita juga akan hidup dalam kehidupan yang baru, karena kita telah menjadi satu dengan apa yang telah dialami Kristus baik kematian dan kebangkitanNya, dan manusia lama kita telah disalibkan bersama dosa-dosa kita sehingga kita tidak lagi menjadi hamba dosa. Keinginan daging adalah maut, tidak ada tanda-tanda kehidupan.

Ditambahkan dalam Roma 1:16 bahwa kita harus mempunyai keyakinan yang kokoh terhadap injil sebab injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya kepadaNya.

Dalam I Yohanes 2:15-17 dikatakan bahwa janganlah kita mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Dalam kitab Roma 8:7-8 dikatakan bahwa sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena keinginan daging tidak takluk kepada hukum Allah. Barang siapa yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Dalam ayat 17 dikatakan bahwa jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Ibadah diawali dengan puji-pujian dari jemaat serta sangkor jemaat dan diakhiri dengan sakramen penjamuan kudus.

[Nabire.Net/Eusebius.A]


Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.