Ibadah Jumat Agung, 7 April 2023 di GKI Maranatha Malompo Nabire

Nabire, Bertempat di Gereja GKI Maranatha, Jalan RE Martadinata, Malompo, Nabire, Papua Tengah, telah dilaksanakan Ibadah Jumat Agung memperingati kematian Tuhan Yesus Kristus (07/04/2023).
Ibadah Jumat Agung ini mengusung tema : “Cawan Kehendak Tuhan di Taman Getsemani”.
Ibadah diawali pembacaan Warta Jemaat dan Panggilan Beribadah yang dibacakan oleh Majelis Jemaat, dilanjutkan persembahan pujian.
Bertindak sebagai Pelayan Firman Tuhan, Pdt. D. Situru, S.Th, M.Pd.
Ibadah dilanjutkan dengan pengakuan dosa, doa pengampunan serta berita pengampunan dosa.
Setelah itu, ibadah dilanjutkan dengan pemberitaan anugerah, hukum Tuhan dan pengakuan iman.
Ibadah memasuki penyampaian Firman Tuhan. Pembacaan Firman Tuhan diambil dari Kitab Matius 26: 36-46 dengan perikop “Di Taman Getsemani”.
Sebelum penyampaian Firman Tuhan, Paduan Suara Jemaat dan Paduan Suara WYK I mempersembahkan Pujiannya.
Ibadah dilanjutkan dengan perenungan Firman Tuhan. Dalam khotbahnya, Pdt. D. Situru mengatakan, melalui kematian Tuhan Yesus Kristus, hubungan kita dengan Tuhan dipulihkan kembali.
Dikatakan, seharusnya kitalah yang dihukum, tapi Tuhan Yesus menggantikannya di kayu salib.
Pdt. D. Situru mengatakan, Tuhan Yesus melalui pergumulan berat untuk melakukan misi Bapa. Ia bergumul hebat melalui doanya sampai berkali-kali.
Dalam pemberitaan Firman Tuhan hari ini, Pdt. D. Situru memfokuskan diri pada 2 hal yaitu Cawan dan Jadilah KehendakMu.
Cawan artinya murka Allah. Artinya segala murka Allah karena dosa manusia ditimpakan kepada Tuhan Yesus seperti yang dinubuatkan di Yesaya 53.
Sementara Jadilah KehendakMu artinya, dalam seluruh doa kita, bukan keinginan kita lagi yang kita minta, tetapi keinginan Bapa di Sorga. Tuhan Yesus sendiri melakukan kehendak Bapa sepenuhnya.
Pdt. D. Situru berpesan kepada jemaat, agar setiap orang yang diundang dalam Perjamuan Kudus adalah orang yang tidak ragu sedikitpun bahwa Yesus adalah Tuhannya serta sungguh- sungguh beriman kepadaNya.
Selain itu, orang Kristen adalah orang yang hidup bukan hanya beriman tetapi meneladani apa yang diajarkan dan dilakukan Tuhan Yesus (Pelaku Firman).
Selanjutnya ibadah dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus.
Setelah Perjamuan Kudus, Ibadah dilanjutkan dengan pemberian persembahan oleh jemaat dilanjutkan dengan doa persembahan dan doa syafaat.
Ibadah dilanjutkan dengan menyanyikan bersama Nyanyian Rohani 56:1-3 dan setelah doa berkat ditutup dengan Nyanyian Rohani 55:4.
Ibadah berjalan dengan baik dan lancar.
[Nabire.Net]












Leave a Reply