Ibadah Doa Penyembahan, Selasa 24 April 2018, Di Jemaat GPT Kristus Raja Nabire
Bertempat di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja, Jemaat Kalinona Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Doa Penyembahan, selasa sore 24 April 2018.
Ibadah ini dilayani pelayan firman, Pdm. Surya Roreng, dengan bahan renungan terangkat dari Kitab 1 Korintus 1:18-31 dengan nats ‘Hikmat Allah & Hikmat Manusia’.
Dalam khotbahnya, Pdm. Surya Roreng mengatakan bahwa hikmat manusia harus diimbangi dengan hikmat Allah sebab manusia jika semakin tinggi ilmunya, hanya mementingkan dirinya sendiri. Setinggi apapun ilmunya manusia, semuanya akan ada batasnya. Ketika kita menggunakan hikmat dari Allah, kita harus siap-siap untuk di cap bodoh ataupun akan dikucilkan.

Dalam ayat 1 dikatakan bahwa ‘Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah’.
“Salib itu harus dipikul. Pikullah kuk/salib yang diberikan sebab beban Allah pun ringan. Orang yang mau menerima pemberitaan salib itu jumlahnya sedikit, tetapi orang yang tidak mau menerima pemberitaan salib itu jumlahnya banyak dan bagi mereka ini, pemberitaan salib hanya sebuah kebodohan, tetapi bagi mereka yang mau menerima pemberitaan salib, pemberitaan salib itu adalah kekuatan Allah”, tegas Pdm. Surya Roreng.

Lebih jauh dijelaskan bahwa pemberitaan tentang salib adalah kekuatan Allah yaitu merupakan kekuatan Allah ataupun hikmat Allah. Jika kita tidak mau memikul salib, kita tidak akan mempunyai kekuatan Allah.

Ibadah juga diisi dengan puji-pujian dan ibadah diakhiri dengan doa penyembahan selama kurang lebih 30 menit.
[Nabire.Net/Eusebius]



Leave a Reply