Ibadah Bible Study Kamis Malam 5 April 2018 Di Jemaat GPT Kristus Raja Nabire
Bertempat di Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Raja, Jemaat Kalinona Nabire, telah dilaksanakan Ibadah Pembelajaran Alkitab (Bible Study), Kamis malam 5 April 2018.
Ibadah ini dipimpin oleh pelayan firman Pdm. Surya Roreng, dengan bahan pembelajaran terangkat dari Injil Yohanes 21 dengan tema ‘Yesus Menampakkan Diri Kepada Murid-MuridNya di Pantai Danau Tiberias Galiea’.
Dalam khotbahnya Pdm. Surya Roreng mengatkan bahwa ini adalah kali ketiga Tuhan Yesus menampakkan diri kepada Murid-muridNya setelah Tuhan Yesus bangkit.
Mengapa Tuhan Yesus menampakkan diri kepada murid-muridNya di Galilea ?
1. Mengapa Danau Galilea ?
Dalam kitab “Matius 28 : 7” dikatakan bahwa murid-murid bisa berada di Galilea karna itu perintah Malaikat bahwa Tuhan Yesus mendahalui murid-murid ke Galilea. Awalnya Murid-murid tidak percaya kalau Tuhan Yesus telah bangkit, tetapi murid-murid (ada 7 orang murid-murid) tetap pergi ke Galilea untuk bertemu dengan Tuhan Yesus. 7 orang murid-murid ini merupakan gambaran kelompok yang bodoh tetapi tetap percaya, yang mempunyai kualitas pahlawan iman. Sekalipun tidak ada dasar untuk percaya, 7 orang murid-murid ini tetap percaya. Tuhan Yesus bisa berada di Galilea karena itu merupakan pesan dari Maria. Maria itu merupakan gambaran Ibu-Ibu Kristen.
2. Mengapa Danau Galilea ?
Karna danau Galilea merupakan awal mula pelayanan Tuhan Yesus yaitu memilih murid-murid yang pertama. Ini contoh pelajaran buat kita anak-anak Tuhan yaitu kita harus slalu mempunyai kasih yang mula-mula.
Danau Galilea merupakan tempat pertama Petrus dipanggil menjadi penjala manusia mengingatkan akan panggilan awal / kasih mula-mula / semangat awal. Tuhan menyuruh mereka ke Galilea karena di Yerusalem tidak ada danau. Ini berbicara tentang mata pencaharian, yaitu tentang penjala manusia, pelayanan mula-mula.
3. Mengapa Danau Galilea ?
Karna supaya skill keahlian kemampuan murid-murid sebagai penjala ikan itu tidak hilang. Tujuannya adalah supaya murid-murid tidak meninggalkan pekerjaannya walaupun murid-murid sedang kesulitan. Kesulitan karna sepanjang malam petrus dan murid-murid yang lain tidak mendapat ikan.
Ini memberikan gambaran kepada kita tentang pekerjaan yang selama ini kita jalani tetapi tetap mendapat kesulitan, tidak menghasilkan apa-apa. Tetapi harus tetap percaya kepada Tuhan Yesus karna Tuhan Yesus akan slalu hadir untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi.
Dalam keadaan sulit, jangan menyerah, tetap percaya kepada Tuhan.
Ibadah diawali dengan puji-pujian dari jemaat dan diakhiri dengan sakramen perjamuan suci.
[Nabire.Net]
Tinggalkan Komentar