INFO NABIRE
Home » Blog » Hirup Udara Bebas, Naftali Pakopa Gelar Ibadah Syukuran di Kalibobo Nabire

Hirup Udara Bebas, Naftali Pakopa Gelar Ibadah Syukuran di Kalibobo Nabire

Nabire, 31 Januari 2026 – Suasana haru menyelimuti ibadah syukuran pembebasan Bapak Naftali Pakopa, S.IP., yang digelar oleh keluarga besar Siriwo di Nabire, Papua Tengah, Jumat (30/1/2026). Tangis bahagia, doa, dan pujian berpadu dalam satu momen penuh makna sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan.

Ibadah syukuran berlangsung khidmat di Rumah Kalibobo, Nabire. Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kembalinya Naftali Pakopa ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat Siriwo, setelah menjalani masa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire.

Kehadiran keluarga, kerabat dekat, serta sejumlah undangan menambah kekhidmatan ibadah. Doa dan pujian dipanjatkan sebagai bentuk pengharapan akan kehidupan yang lebih baik, penuh makna, dan berkat di masa depan.

Dalam sambutannya, Naftali Pakopa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada keluarga serta masyarakat Siriwo yang setia memberikan dukungan dan doa selama dirinya berada di dalam Lapas.

“Masa ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Saya bersyukur atas penyertaan Tuhan dan dukungan semua pihak. Ke depan, saya berharap dapat kembali berkontribusi secara positif bagi masyarakat di Papua Tengah,” ujar Naftali dengan suara bergetar.

Sementara itu, perwakilan keluarga besar Siriwo, Amos Bedopa, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan bersama-sama mengikuti ibadah syukuran tersebut.

Menurut Amos, momen pembebasan ini menjadi titik awal yang baru, tidak hanya bagi Naftali Pakopa, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar.

“Ibadah syukuran ini adalah wujud iman dan pengharapan kami. Setiap ujian yang Tuhan izinkan pasti memiliki hikmah,” tuturnya.

Ibadah syukuran ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar Naftali Pakopa senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta hikmat dalam menjalani kehidupan dan pengabdian ke depan, khususnya bagi masyarakat Papua Tengah.

[Nabire.Net/Marten Dogomo]

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.